Terlambat Ganti Pemain, Ini Alasan Milomir Seslija

Arema FC mampu meraih kemenangan penting saat melawan Bhayangkara FC, Jumat (26/7) di stadion Kanjuruhan.

mTiga gol sempat dilesakkan tim Singo Edan melalui Dedik Setiawan, Sylvano Comvalius dan Makan Konate. Namun ternyata Bhayangkara FC mampu mencetak dua gol tambahan melalui kaki Flavio Beck dan Herman Dzumafo.

Lantas kenapa Arema begitu mudah kebobolan saat unggul tiga gol? Pelatih Milomir Seslija mengungkapkan ada faktor kekompakan yang hilang saat babak pertama dan babak kedua. Pada babak pertama tim dianggap lebih kompak daripada babak kedua.

“Kebobolan kita karena faktor kekompakan tim. Babak pertama Hendro main di tengah dan babak kedua digantikan Hanif kemudian situasi sulit sama sepertii Agil dia bagus di kanan dan kemudian harus bermain di kiri,” ucapnya.

Dua pemain yang cedera pada babak pertama memang membuat Arema sudah melakukan dua pergantian sehingga ketika tim ada lubang di lini tengah pada babak kedua tak segera dilakukan pergantian. Pelatih yang akrab disapa Milo ini menyebut tak ada yang bisa memprediksi pemain yang cedera pada sebuah pertandingan.

“Bagaimana kita bisa memprediksi cedera pada pertandingan karena sepakbola itu aksi reaksi kami tak punya pilihan lain di kanan dan kiri,” ungkapnya.

Pergantian pemain pun dilakukan pada menit 85 saat Jayus Hariono diganti Pavel Smolyachenko. Banyak pendapat yang menyatakan pergantian tersebut terlambat namun Milo mengungkapkan beberapa pemain dalam kondisi yang tak ideal. Dendi Santoso sakit, Utam Rusdiana cedera sehingga pergantian harus menunggu kondisi yang pasti.

“Babak pertama kami sudah lakukan dua pergantian kemudian babak kedua kiper kita aada masalah kita harus terus pertahankan satu pergantian itu sebab kalau sesuatu terjadi dengan pemain yang lain kita tak ada pergantian lagi, itulah kenapa baru ada pergantian lagi di menit 85,” kata pelatih asal Bosnia ini.

“Kalau Pavel saya mainkan lebih awal kita tak bisa prediksi kondisi Utam yang cedera, Dendi sakit, dan jika ada kejadian yang lain terus bagaimana,” sambung Milo.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

three × 4 =