Gagal Menang, Milomir Seslija Sebut Sepakbola Kejam

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menyebut pertandingan antara Arema FC melawan PSIS Semarang adalah contoh bahwa sepakbola mempunyai sisi yang kejam. Pelatih yang akrab disapa Milo ini menyatakan PSIS Semarang bahkan hanya mempunyai satu sepakan mengarah ke gawang sepanjang 90 menit.

“Sepakbola itu kejam, kita main 90 menit bagus bahkan lawan tak ada peluang emas sama sekali, pemain sudah kerja keras kita hanya kurang beruntung tak bisa cetak gol. Sekarang ambil pelajaran dan lebih baik di laga selanjutnya,” ucapnya.

Milo memberikan pujian kepada PSIS Semarang yang bermain bertahan dengan baik. Permainan bertahan itulah yang membuat Arema kesulitan menembus lini pertahanan PSIS.

“Lawan bermain dengan bagus seperti merupakan laga terakhir pada hidup mereka mereka tak pernah bermain bagus seperti ini sebelumnya. Mereka membuat kita kesulitan dengan organisasi pertahanan yang bagus,” ungkap pelatih berkebangsaan Bosnia ini.

Arema disebut gagal memanfaatkan situasi padahal PSIS Semarang bermain dengan 10 pemain sekitar 20 menit sebelum pertandingan berakhir. Namun Milo menganggap PSIS sebenarnya sudah bermain dengan 10 pemain sejak awal karena hampir semua pemain berada di lini belakang.

“Mereka sebenarnya bermain 10 pemain sejak awal terutama di belakang dan susah untuk membuat peluang. Mereka selama 90 menit tak berbahaya, kita harusnya menang bahkan kadang hanya satu peluang bisa ubah kondisi, itu yang saya sebut sepakbola kejam,” kata bekas pelatih Madura United ini.

Seperti diketahui Arema FC gagal meraih kemenangan saat melawan PSIS Semarang. Gol Hamka Hamzah pada menit 16 mampu dibalas oleh Claudir Marini pada menit 77. Hasil ini tak membuat posisi klasemen Arema berubah. Mereka tetap berada di posisi 4 klasemen sementara dengan poin 26.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

four × one =