Review: Arema FC Bungkam Perlawanan Barito Putera

Catatan kandang Arema FC di stadion Kanjuruhan masih terjaga dengan baik. Menghadapi Barito Putera, Sabtu (24/11), tim Singo Edan menang dengan skor meyakinkan 3-1.

Target kemenangan memang diusung tim Arema pada pertandingan ini agar memastikan posisi aman di kompetisi Liga 1. Tampil tanpa beberapa pemain inti seperti Alfin Tuasalamony dan Hendro Siswanto, tim pelatih Arema menempatkan Ricky Ohorella dan Muhammad Rafli sebagai starting eleven.

Permainan menekan pun ditunjukkan Arema sepanjang babak pertama. Beberapa peluang mampu diciptakan namun gol pertama baru tercipta pada menit 29. Nasir mampu mengirimkan umpan akurat kepada Sunarto yang berdiri bebas. Pemain didikan akademi Arema ini mampu meneruskan bola dengan kepala. Kiper Barito Putera, M Riyandi tak mampu mengantisipasi karena memprediksi bola keluar namun justru masuk ke dalam. Skor 1-0 untuk tim Singo Edan.

Gol ini semakin membuat pertahanan Barito Putera terbuka. Hal ini mampu dimanfaatkan dengan baik oleh tim Arema. Pada menit 41, Dendi Santoso mengawali serangan dan mengirimkan umpan matang kepada Makan Konate. Pemain asal Mali ini kemudian mengontrol bola dengan baik dan menipu satu pemain belakang Barito Putera sebelum menceploskan bola ke gawang lawan. 2-0 untuk tim Singo Edan bertahan hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, permainan Barito Putera membaik. Mereka mampu menekan pertahanan Arema meski sisi lain Arema juga masih menekan pertahanan Barito Putera. Usaha tim asuhan Jacksen Tiago ini akhirnya membuahkan hasil pada menit 61. Melalui skema sepakan bebas yang tampak terlatih, Matias Cordoba mengirimkan umpan ke Aaron Evans yang meneruskan bola ke Samsul Arif. Pemain asli Bojonegoro ini kemudian mampu menceploskan bola untuk membuat skor 2-1.

Gol ini membuat permainan semakin terbuka. Arema dan Barito Putera sama sama menunjukkan permainan menyerang. Peluang mampu diciptakan kedua tim, namun tim Singo Edan lah yang beruntung. Serangan Alfarizi dari sisi kanan pertahanan lawan membuat pemain belakang Barito Putera melakukan handsball di kotak penalty yang membuat wasit menunjuk titik penalty untuk Arema.

Ahmad Nur Hardianto maju sebagai eksekutor. Penalti yang dilakukan pada menit 89 mampu dituntaskan dengan baik untuk membuat skor menjadi 3-1. Hasil kemenangan ini membuat Arema FC naik ke posisi 8 klasemen sementara dengan poin 44. Kemenangan ini juga memastikan Arema tak akan terdegradasi ke kasta lebih rendah.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

twenty − 4 =