Cinta Arema, Brigjen Krishna Murti Meminta Maaf

Postingan wakil ketua Satgas anti mafia bola, Brigjen Krishna Murti tentang perbandingan gambar suporter yang membuat rusuh di Indonesia dengan suporter luar negeri dianggap menyudutkan Aremania. Sebab foto yang diunggah adalah perilaku Aremania saat laga Arema melawan Persib pada kompetisi Liga 1 musim 2018.

Manajemen Arema FC telah menyayangkan postingan tersebut sebab Arema dan Aremania telah mendapatkan hukuman karena perilaku tersebut. Ditambah dengan agenda ingin mendamaikan suporter namun postingan dari polisi yang berumur 49 tahun itu dinilai justru membuat satu pihak tersudut.

Mantan Wakapolda Lampung ini langsung merespon dengan cepat. Dalam akun instagramnya @krishnamurti_bd91, ia menegaskan tak ada maksud menyudutkan Aremania karena dia hanya ingin agar kerusuhan sepakbola tak terjadi lagi di Indonesia.

“Postingan saya sebelumnya yang tentang foto suporter salah satu tim yang sedang rusuh dengan suporter bola di luar negeri menimbulkan kekecewaan Aremania. Tidak ada maksud saya untuk menyudutkan tim tertentu. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa kerusuhan sepakbola jangan terjadi lagi di Indonesia,” ucapnya.

Karena dianggap menyakiti perasaan Aremania, Brigjen Krishna Murti memohon maaf namun dia juga berharap tak ada lagi kerusuhan sepakbola di Malang.

“Namun demikian update tersebut sudah saya hapus. Sebagai bagian dari kota Malang, saya tidak ingin kerusuhan terjadi lagi di Malang dan di kota kota lain di Indonesia. Apalagi saya sangat mencintai Arema. Kapan kapan saya ada waktu main ke Malang akan ketemu arek arek Malang mau minta maaf langsung kalau tersinggung,” tulisnya.

View this post on Instagram

Postingan saya sblmnya yg tentang foto supporter salah satu tim yg sedang rusuh dg supporter bola di LN menimbulkan kekecewaan Aremania. Tidak ada maksud saya untuk menyudutkan tim tertentu. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa kerusuhan sepakbola jangan terjadi lagi di Indonesia. Kebetulan fotonya tim tsb. Faktanya foto itu saya ambil dari berita online dan bukan hoax. Namun demikian update tsb sdh saya hapus. Sbg bagian dari kota Malang, saya tdk ingin kerusuhan terjadi lagi di Malang dan di kota2 lain di Indonesia 🇮🇩.. Apalagi saya sangat mencintai Arema. Kapan2 saya ada waktu main ke Malang, akan ktm arek2 Malang mau minta maaf langsung kalau tersinggung. Yo rek yo.. Ojo kesuwen njae ne.. #kmupdates @aremafcofficial @ongisnade.co.id

A post shared by Krishna Murti (@krishnamurti_bd91) on

Manajemen Arema FC pun langsung merespon permintaan maaf tersebut. Melalui akun instagram resmi klub, mereka mengingat pesan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto yang beberapa hari lalu hadir di Malang.

“Kemarin masih hangat dan terngiang pesan dari ebese Arek Malang Panglima TNi @hadi.tjahjanto bahwa Arema harus berjiwa kstaria dimanapun berada. Kami juga mendapat pesan semangat salam satu jiwa, meski kita berbeda namun bingkait kita Bhineka Tunggal Ika. Kepentingannya hanya satu NKRI harga mati,” tulis manajemen Arema FC.

Bagikan post ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Leave a Reply

nine + eleven =