Cetak Hattrick, Muhammad Rafli Diminta Tiru Cristiano Ronaldo

Muhammad Rafli mampu mencetak tiga gol alias hattrick saat membelas Timnas Indonesia U-23 melawan Filipina U-23 pada ajang Merlion Cup, Minggu (9/6). Trigol ini mengantarkan kemenangan skuad Garuda Muda menang dengan skor telak 5-0.

Tak heran jika nama Rafli langsung melambung dan mendapatkan pujian dari para penggemar sepakbola. Pelatih Arema FC, Milomir Seslija pun memberikan pujian atas penampilan Rafli bersama Timnas Indonesia U-23. Bahkan pelatih yang akrab disapa Milo ini akan mempertimbangkan Rafli bermain sejak menit pertama pada laga Arema selanjutnya.

“Rafli melakukan hal yang bagus saat latihan dan kita sempat berpikir akan memainkannya sejak menit pertama, namun karena di posisi gelandang serang ada Makan Konate membuat opsi itu batal. Tapi ini akan jadi opsi bagus untuk kita pada laga selanjutnya,” ucapnya.

Kegemilangan Rafli menurut Milo tidak lepas dari pesannya kepada pelatih Indra Sjafri agar memainkan pemain Arema yang ada di Timnas Indonesia U-23. Tak hanya Rafli, Milo menyebut Hanif juga tampil bagus sepanjang turnamen.

“Saya bilang ke Indra Sjafrie jika anda bawa pemain saya maka dia harus bermain,” tandasnya.

“Rafli bermain Hanif juga bermain dan bagus, saya tidak mau mereka hanya berlatih dan kembali (ke klub) dalam kondisi tidak fit,” imbuh Milo.

Pelatih asal Bosnia ini juga memberikan pesan kepada pemain Arema yang sedang di Timnas Indonesia agar tak jumawa meski telah bermain untuk tim nasional. Sebab kata Milo banyak pemain yang terlena karena sudah dipanggil Timnas dan membuat performanya turun saat di klub.

“Saya bilang ke pemain (Arema) yang sekarang di Timnas, di Indonesia banyak pemain timnas sebelumnya merasa jumawa sebab setelahnya mereka tidak bekerja keras, di sepakbola penting untuk selalu kerja keras dan lebih baik,” tegasnya.

Perihal kerja keras inilah, Milo meminta kepada Muhammad Rafli, Hanif Sjahbandi dan Dedik Setiawan yang sekarang membelas Timnas Indonesia agar mencontoh sikap Cristiano Ronaldo yang selalu menambah porsi latihan secara pribadi.

“Dalam permainan, tak bisa kita katakan sempurna bahkan Ronaldo saat usia 34 tahun seperti sekarang dia masih berlatih tambahan,” pungkasnya.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

six − two =