Ricky Kayame Tak Pikirkan Gelar Top Skor

Pemain sayap Arema FC, Ricky Kayame masuk dalam bursa top scorer Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar. Namun, ketimbang memikirkan bagaimana menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen pramusim tersebut, pemain asal Papua itu memilih untuk memastikan kerja sama dengan rekan setimnya untuk membawa Singo Edan menjuarai Piala Presiden 2019.

Ricky Kayame sejauh ini sudah mengoleksi empat gol di Piala Presiden 2019, hanya terpaut satu gol di belakang top scorer sementara, Manu Jalilov dari Persebaya Surabaya dan Bruno Matos dari Persija Jakarta. Kontribusi besar menyumbangkan empat gol di Piala Presiden 2019 membuat Ricky Kayame kini menjadi andalan Milomir Seslija di sisi sayap Arema.

Namun, menjadi pencetak gol terbanyak bukan hal yang diinginkan oleh Ricky Kayame. Pemain berusia 25 tahun itu pun menegaskan saat ini lebih memilih untuk bekerja sama dengan rekan-rekan setimnya, termasuk dengan Makan Konate dan Dedik Setiawan yang juga sudah mengoleksi empat gol di Piala Presiden 2019.

“Saya tidak memikirkan persaingan tersebut. Bagi saya yang penting adalah bekerja sama dengan teman-teman di lapangan,” ujar Ricky Kayame, Kamis (11/4/2019).

Kendati demikian, Ricky Kayame menegaskan tak akan membuang kesempatan jika memang dirinya bisa mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya dalam leg kedua final Piala Presiden 2019 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019).

“Puji Tuhan jika memang nanti saya bisa mendapatkan prestasi tersebut, tapi sekali lagi saya memilih untuk tidak fokus untuk menjadi pencetak gol terbanyak,” ujarnya.

Ricky Kayame merupakan pemain yang tergolong baru bergabung bersama Arema. Pemain asal Papua itu baru bergabung dengan Singo Edan ketika Piala Presiden 2019 akan digelar. Namun, adaptasi cepat dilakukannya dengan sangat baik untuk menjadi bagian penting dari tim asuhan Milomir Seslija.

Bicara soal adaptasi cepat tersebut, Ricky Kayame mengaku, “Saya sudah bermain sejak 2012. Tentu saya sudah mengetahui seperti apa Arema bermain. Jadi saya tidak kesulitan beradaptasi,” tegasnya.

Selain itu, mantan pemain Persipura Jayapura ini juga dapat dukungan tambahan dari warga Papua yang tinggal di Malang. Banyak mahasiswa asal Papua yang berada di Malang, sehingga dia sering kumpul dengan sesama perantauan. “Banyak orang Papua di sini. Jadi saya merasa seperti di tempat sendiri,” jelas pemain sayap Arema itu.

Arema akan menjamu Persebaya dalam leg kedua final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019). Arema memiliki keuntungan lebih besar karena berhasil membawa pulang dua gol tandang setelah bermain imbang 2-2 dengan Persebaya di leg pertama yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/4/2019). (bolacom/mia)

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

four × one =