Review: Karena Penalti, Arema Gagal Dapat Poin

Target Arema FC untuk meraih poin pada laga tandang gagal terealisasi. Melawat ke stadion Mandala Jayapura, Sabtu (22/9), tim Singo Edan kalah dengan skor tipis 1-0.

Pada laga away ini, pelatih Milan Petrovic memainkan tiga bek sejajar yang diisi oleh Israel Wamiau, Hamka Hamzah dan Bagas Adi. Sementara enam pemain ditengah diisi oleh Alfin Tuasalamony, Alfarizi, Hendro Siswanto, Hanif Sjahbandi, Sunarto dan Makan Konate. Sementara lini depan diisi Dedik Setiawan.

Dengan formasi ini, tim Singo Edan mampu tampil solid dari lini belakang hingga tengah. Persipura bahkan tak bisa menembus ketatnya lini pertahanan. Mereka hanya bisa memanfaatkan peluang melalui sepakan keras luar kotak penalti dari M Tahir yang masih bisa digagalkan Utam Rusdiana.

Namun solidnya lini pertahanan tak diimbangi dengan kemampuan “membunuh” lini depan dalam menyelesaikan peluang. Praktis pada babak pertama ini tim Arema mampu menguasai ball possesion tapi tak mampu menyelesaikan peluang dengan baik.

Tercatat ada Dedik Setiawan dan Sunarto yang mendapatkan peluang namun karena tak tenang membuat dua peluang emas terbuang percuma. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 0-0.

Memasuki babak kedua ada insiden mengerikan terjadi pada awal babak kedua. Hendro Siswanto yang berbenturan dengan Immanuel Wanggai langsung pingsan dan terlihat kejang. Tak pelak kondisi ini membuat pemain lainnya langsung membantu.

Ambulans pun harus masuk ke lapangan untuk membawa Hendro ke rumah sakit. Berkat aksi cepat pemain dua tim dan medis tuan rumah, nyawa pemain asal Tuban ini terselamatkan.

Momen Arema hilang saat Israel Wamiau mendapatkan kartu kuning kedua pada menit  56 setelah pemain asli Papua itu melakukan tekel keras yang tak perlu ke pemain Persipura. Dengan 10 pemain, Persipura bisa lebih menekan pertahanan Arema.

Hasil tekanan tim Mutiara Hitam berbuah hasil. Pada menit 67 mereka mendapatkan penalti setelah wasit menganggap Alfin Tuasalamony handsball di kotak penalti. Hilton Moreira yang menjadi eksekutor mampu melakukan tugas dengan baik untuk membuat skor berubah menjadi 1-0.

Meski bermain dengan 10 orang, Arema menambah daya gedor dengan memasukkan Rivaldy Bawuo. Namun tim Singo Edan tetap tak mampu menyamakan kedudukan.

Hasil ini membuat Arema tetap berada di peringkat 12 klasemen sementara dengan poin 28. Selanjutnya, tim Singo Edan akan menghadapi Persebaya Surabaya, 30 September mendatang.

Bagikan post ini
  • 262
  •  
  •  
  •  
  •  
    262
    Shares

Leave a Reply

4 × 5 =