Pavel Lebih Aman, Robert Lima Terancam Didepak

Performa yang kurang meyakinkan dari dua pemain asing anyar Arema FC, Pavel Smoyalchanko dan Robert Lima Guimaraes membuat manajemen Arema telah memberikan peringatan kepada dua pemain tersebut untuk meningkatkan penampilan terutama saat pertandingan.

Penampilan kurang meyakinkan memang diperlihatkan kedua pemain saat pertandingan melawan Persela Lamongan. Robert Lima pada laga tersebut tak mampu membuat peluang satu pun yang membuatnya diganti oleh Ahmad Nur Hardianto. Begitu juga dengan Pavel meski bermain 90 menit namun dengan kapasitas sebagai pemain asing, kontribusinya masih dianggap kurang.

Namun dari sumber Ongisnade menyebutkan posisi Pavel memang lebih aman daripada Robert Lima. Sumber tersebut menyatakan Pavel hanya butuh adaptasi apalagi pemain asal Uzbekistan tersebut baru saja sembuh dari penyakit demam berdarah.

“Kalau Pavel posisinya lebih aman karena dia dianggap belum pulih setelah sakit. Posisinya juga masih terus dicoba oleh pelatih lebih baik di gelandang bertahan atau tidak,” ucapnya.

Sementara posisi Lima justru lebih terancam apalagi manajemen dan tim pelatih sudah menerima rekomendasi beberapa pemain pengganti dari agen pemain.

“Kalau Lima mungkin akan segera diputuskan apalagi tim pelatih sudah ada beberapa nama pengganti yang direkomendasikan,” ucapnya.

Bahkan sumber tersebut menyatakan jajaran tim pelatih sudah tak banyak berharap pada pemain asal Brazil tersebut. Hanya ada satu staf kepelatihan yang masih memberikan dia kesempatan terutama dalam peningkatan fisik. Jika tak mampu meningkatkan aspek fisik, Lima tak perlu menunggu hingga babak delapan besar untuk segera angkat kaki dari tim Arema.

“Ada satu pelatih yang masih memberikan dia kesempatan kalau pelatih yang lain sudah tidak banyak berharap. Namun yang pasti tidak akan menunggu hingga babak 8 besar kalau Lima tak bisa meningkatkan penampilannya terutama fisik,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo tak menampik bahwa kesempatan yang diberikan kepada dua pemain tersebut bisa saja lebih cepat dan tak perlu menunggu babak delapan besar.

“Ya tim pelatih akan melihat selama latihan jelang babak delapan besar. Kalau diperkirakan tak mampu lebih baik, mereka akan langsung dievaluasi,” tandasnya.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

18 + 4 =