Kemana Robert Lima?

Tak ada nama Robert Lima Guimaraes saat Arema FC meraih kemenangan melawan Persita Tangerang. Nama pemain asal Brazil ini tak ada di bangku cadangan ataupun pemain inti. Posisinya di lini depan digantikan oleh Ahmad Nur Hardianto.

Namun tanpa kehadiran pemain bernomor punggung 9 ini permainan Arema FC justru lebih hidup. Banyak peluang yang diciptakan dari berbagai posisi. Bahkan kemenangan dengan skor telak 6-1 menjadi hasil perubahan strategi yang dilakukan oleh pelatih Milomir Seslija.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini mengakui bahwa tanpa kehadiran Lima permainan Arema FC lebih cair dan pemain banyak membuat ruang kosong untuk bisa menciptakan peluang.

“Iya memang permainan kita lebih mobile, pemain juga banyak berlari. Mereka banyak membuat ruang kosong untuk cetak peluang, saat lawan Persela tak ada ruang terbuka yang banyak diciptakan. Tapi lawan Persita berbeda karena banyak ruang terbuka yang diciptakan,” ucapnya.

Tanpa Lima, Nur Hardianto dipasang sebagai striker. Pergerakan tim di lini depan memang lebih cair. Alur serangan tak lagi terpaku pada bola pantul yang biasa dilakukan oleh Lima. Namun segala lini hidup sehingga banyak peluang gol yang tercipta.

Meski tak dimainkan, Milo menegaskan tak ada masalah yang terjadi antara Lima dengan tim. Salah satu pertimbangan adalah Lima sempat absen berlatih karena harus mengurus Kitas di Singapura.

“Kalau secara pribadi tak ada masalah. Dia mengurus Kitas dan absen beberapa latihan. Selain itu, kami juga ingin memberikan kesempatan bermain sejak awal untuk Nur Hardianto,” tandanya.

Pelatih asal Bosnia ini menambahkan pada pertandingan melawan Persita, Arema juga menerapkan strategi yang berbeda sehingga pemain yang ditampilkan juga harus berbeda.

“Kami melakukan perubahan taktik karena itulah pemain mana yang dibutuhkan untuk bermain. Sama halnya seperti makan ayam tentu kamu butuh ayam, bukan yang lain,” pungkas Milo.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

seventeen − 7 =