Catatan Statistik Empat Pemain Baru: Konate Raja Assist, Hamka Stoper Produktif

Arema FC menggebrak pada bursa transfer putaran kedua. Membawa misi untuk menyelematkan Arema dari degradasi, manajemen tim berlogo Singa ini pun merekrut empat pemain baru yang cukup mumpuni mulai dari sector kiper hingga tengah.

Empat pemain anyar Arema tersebut antara lain Srdjan Ostojic, Hamka Hamzah, Alfin Tuasalamony dan Makan Konate. Jumlah ini masih bisa bertambah karena Arema juga sedang berharap ada satu striker asing berpaspor Asia yang memiliki kemampuan luar biasa sebagai tambahan kekuatan di lini depan.

Namun dengan empat pemain baru ini saja, kekuatan Arema FC dipastikan bertambah. Sebab empat pemain baru tersebut bukan pemain sembarangan. Hal ini terlihat dari catatan bermain mereka di klub sebelumnya. Redaksi Ongisnade merangkumnya

  1. Srdjan Ostojic

Kiper asal Serbia ini diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan terakhir tim Arema FC. Kiper berusia 35 tahun ini pun mempunyai catatan yang tak terlalu buruk pada klub sebelumnya, FK Zemun di Liga Serbia. Tercatat dia bermain sembilan kali dengan catatan bermain selama 810 menit. Catatan bermain ini memamg menurun jika dibandingkan dengan klub klub sebelumnya. Oky-panggilan akrabnya- mencatat bermain terbanyak saat memperkuat Bezanija, tim kasta kedua Liga Serbia pada musim 2014/2015. Ia bermain sebanyak 24 kali dengan menit bermain mencapai 2121 menit. Saat ini, tentu saja dia akan menjadi pilihan utama tim apalagi Arema juga sudah melepas Joko Ribowo yang dalam lima laga terakhir selalu menjadi pilihan utama.

  1. Hamka Hamzah

Krisis di tim Sriwijaya FC membuat delapan pemainnya memilih bergabung dengan tim lain. Hamka Hamzah adalah salah satu dari tiga pemain SFC yang kemudian bergabung dengan Arema. Jika dilihat dari umur memang pemain kelahiran Makassar ini tak lagi muda, sudah 34 tahun. Tapi berbicara teknis, kemampuan Hamka belum berkurang. Saat bermain untuk SFC, Hamka bermain 15 kali atau sama sekali tak pernah absen dengan menit bermain selama 1341 menit. Dan satu ciri yang tak pernah hilang adalah tingkat produkifitasnya, ia sudah mencetak empat gol hingga pekan 16, jumlah yang sama saat dia bermain untuk PSM Makassar musim lalu. Tentu dengan raihan ini, Hamka diharap tidak hanya kuat dalam bertahan namun juga kuat dalam membantu cetak gol terutama saat proses bola mati.

  1. Alfin Tuasalamony

Kehadiran pemain asal Tulehu ini semakin memperbanyak opsi di sisi sayap Arema FC. Kemampuannya yang sama baik ketika bermain sebagai bek sayap di kanan atau kiri akan menjadi kekuatan tambahan untuk tim. Belum lagi kemampuannya bermain sebagai winger. Bahkan saat laga pertama bersama Arema lalu dia ditempatkan sebagai winger kanan dan mampu menyumbangkan satu assist. Pasca cedera lama pada tahun 2015 lalu, Alfin memang berangsur angsur pulih terutama dari trauma. Musim lalu ia memperkuat Bhayangkara FC dan awal musim ini ia bersama Sriwijaya FC. Bersama Sriwijaya FC, tampil dalam 12 kali pertandingan dengan menit bermain selama 1046 menit. Melihat catatan ini tentu peluang bermain dia sebagai pemain inti cukup besar meski pada posisi naturalnya dia harus bersaing dengan pemain lain seperti Ricky Ohorella, Alfarizi hingga Bagas Adi.

  1. Makan Konate

Kehadiran pemain Mali ini tentu saja akan sangat berperan bagi lini tengah Arema FC. Konate diharapkan mampu membuat lini tengah lebih hidup. Melihat catatan bermain Konate di klub sebelumnya tentu saja peran pemain berumur 26 tahun ini sangat penting. Ia hampir selalu menjadi pilihan utama di tiap klub yang dia bela. Terakhir saat lawan Sriwijaya FC, ia bermain sebanyak 15 kali selama 1254 menit. Dan lebih mencengangkan, ia sudah menyumbang 8 assist untuk Sriwijaya FC. Satu slot pemain inti hampir pasti akan diisi oleh eks pemain Persib Bandung ini, hanya soal posisi saja dia akan dimainkan dimana, tepat di belakang striker atau di lini tengah menjadi penghubung antara lini belakang dan tengah.

Bagikan post ini
  • 1K
  •  
  •  
  •  
  •  
    1K
    Shares

Leave a Reply

four × 1 =