Review: Hasil Imbang Berharga

Arema FC berhasil menahan imbang Persebaya Surabaya pada leg pertama babak final Piala Presiden 2019. Dua gol Persebaya mampu dibalas dengan dua gol dari tim Singo Edan, Selasa (9/4).

Persebaya dua kali unggul melalui Irfan Jaya dan Damian Lizio namun Arema juga dua kali berhasil membalas melalui Hendro Siswanto dan Makan Konate.

Babak Pertama

Bertanding di stadion Gelora Bung Tomo, skuat Singo Edan seakan tak keder dengan tekanan Bonek. Mereka bermain tanpa beban dan justru lebih banyak menekan pertahanan Persebaya.

Namun lini belakang Arema FC sempat lengah pada awal babak pertama. Pada menit 7, umpan akurat Otavia Dutra mampu dikontrol dengan baik oleh Irfan Jaya yang kemudian mampu dia diteruskan dengan sepakan akurat yang tak mampu ditepis oleh Kartika Ajie.

Setelah gol tersebut, tim Arema lebih banyak menguasai bola. Namun serangan sering kandas karena salah umpan saat sudah berada di depan. Peluang apik pertama di dapat Arema pada menit 31 setelah sepakan bebas Makan Konate masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Persebaya.

Tak menunggu terlalu lama, pada menit 33 Arema FC akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hendro Siswanto mampu menyerobot bola dari kaki Fandi Eko. Pemain bernomor punggung 12 ini memilih untuk berlari dengan bola hingga masuk kotak penalti. Sepakan keras dia berikan yang tak mampu dihalau oleh Miswar Saputra.

Gol ini membuat Arema lebih percaya diri. Menit 39, kerjasama apik Ricky Kayame dengan Dedik Setiawan hampir berbuah gol namun sepakan dari Dedik masih bisa ditepis oleh kiper Persebaya, Miswar Saputra.

Hendro Siswanto kembali mengancam gawang Persebaya pada menit 42, sepakan kerasnya hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang Persebaya. Babak pertama ditutup dengan skor 1-1.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih menekan sejak awal pertandingan. Bahkan tim berjuluk Bajul Ijo ini sempat beberapa kali membahayakan gawang Arema pada awal babak kedua.

Menit 47, sepakan Fandi Eko masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Arema yang dijaga oleh Kurniawan Kartika Ajie. Kelengahan lini pertahanan Arema sempat terjadi pada menit 50 yang membuat Manu Jalilov hampir mencetak gol, beruntung sepakannya terlalu pelan.

Arema membalas pada menit 58, Ricky Kayame yang mampu menusuk ke kotak penalti melepaskan sepakan yang masih bisa diamankan oleh Miswar Saputra. Kayame kembali mendapatkan peluang pada menit 60, Miswar salah memberikan operan yang justru mengarah ke pemain asal Papua tersebut namun Kayame tak mampu memanfaatkan dengan baik.

Persebaya kembali unggul pada menit 72 setelah penalti Damian Lizio tak mampu dihalau oleh Kartika Ajie. Penalti diberikan wasit Oky Dwi setelah Hamka Hamzah dianggap melanggar Amido Balde. Skor berubah menjadi 2-1.

Namun keunggulan Persebaya ini tak berlangsung lama. Pada menit 78 Makan Konate mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sepakan bebasnya tak mampu dihalau oleh Miswar Saputra yang salah mengambil keputusan saat ambil bola.

Setelah skor imbang ini praktis Persebaya bermain lebih menekan lini pertahanan Arema. Namun ketatnya lini pertahanan Singo Edan membuat Persebaya tak mampu mencetak gol lagi. Sebaliknya, Arema beberapa kali juga mengancam tapi gagal memanfaatkan dengan baik.

Hasil imbang ini menjadi bekal positif untuk tim Arema menghadapi leg kedua yang akan dihelat Jumat (12/4) di stadion Kanjuruhan. Hasil imbang 0-0 atau 1-1 sudah cukup membuat Arema meraih trofi Piala Presiden untuk kedua kalinya.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

eighteen − seven =