Mantap, Tiga Pemain Muda Arema Putuskan Kuliah

Tiga pemain muda Arema, M Rafli, Kurniawan Kartika Ajie, dan Hanif Sjahbandi tidak ingin melewatkan masa muda untuk fokus pada sepak bola saja. Mereka memiliki pandangan, pendidikan juga dianggap sangat penting untuk modal masa depan.

Itulah mengapa, ketiganya memutuskan melanjutkan studi ke jenjang universitas. Ketiganya lantas mengambil jurusan yang sejalan dengan profesi yang mereka tekuni saat ini, yakni jurusan olahraga, di IKIP Budi Utomo.

Selain mereka, sport therapist Arema, David Setiawan, juga mengambil studi yang sama.

“Kemarin saya sudah daftar langsung ke kampus. Ini atas ajakan dari asisten pelatih Siswantoro karena beliau juga jadi dosen di sana,” kata gelandang Arema, M. Rafli.

Ketiga pemain itu usianya masih di bawah 22 tahun sehingga mereka masih belum terlalu lama meninggalkan bangku sekolah. Rafli bahkan baru lulus SMA pada 2017.

Hanya, kapan mereka mulai aktif kuliah masih belum tahu secara detail. Tahun ajaran baru kuliah dimulai sekitar Juli-Agustus mendatang.

“Nanti pasti ada jadwalnya seperti apa. Bisa diatur saja ke depannya seperti apa,” jelas Rafli.

Pengalaman membagi konsentrasi sekolah dengan bermain bola sudah pernah dirasakan Rafli. Saat duduk di bangku SMA, dia sudah jadi pemain Arema.

Sementara Hanif dan Ajie juga sudah punya pengalaman, meski masih belum jadi pemain profesional ketika duduk di bangku SMA. Pada saat aktif kuliah nanti, mereka harus membagi waktu antara kuliah dengan kompetisi Liga 1.

Biasanya, pesepak bola jarang lulus tepat waktu Karena mereka harus beberapa kali mengambil cuti Sehingga durasi kuliah mereka rata-rata di atas lima tahun.

“Kami semua ambil jurusan sama. Jadi akan dijalani sama-sama juga nantinya,” kata Hanif.

Mantan pemain Arema, Ahmad Bustomi dan Arif Suyono, sudah merasakan pengalaman serupa. Mereka baru menjalani wisuda tahun lalu. Padahal, keduanya tercatat sebagai mahasiswa sejak beberapa tahun silam.

Dengan modal sarjana olahraga, Ahmad Bustomi dan Arif Suyono bisa menerapkan ilmunya dalam konsep kepelatihan. Kebetulan keduanya juga sudah memegang lisensi kepelatihan C AFC.

Manajemen Arema mendukung pemainnya melanjutkan studi ke jenjang sarjana. Beberapa waktu lalu mereka bekerja sama dengan beberapa kampus untuk memberikan beasiswa kepada pemain
Arema. Namun, saat ini kerja sama tersebut tidak berlanjut karena banyak pemain yang berhenti kuliah di tengah jalan ketika hengkang dari Arema. (bolacom/mia)

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

1 × five =