Lagi, Giliran PSM Makassar Minta Jadwal Lawan Arema Dikaji Ulang

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda laga melawan Arema FC yang sejatinya dihelat pada 23 Juni mendatang di Stadion Andi Mattalatta. Sebab, jadwal tersebut dinilainya tak masuk akal.

Berdasar jadwal, PSM memang akan melewati 10 hari yang melelahkan terhitung mulai 19 Juni. Mereka akan terlebih dahulu bertandang ke markas Becamex Binh Duong dalam leg pertama semifinal Zona ASEAN AFC Cup 2019 pada Rabu (19/6), lalu kembali ke Makassar untuk menjamu Arema FC, Minggu (23/6).

Selang tiga hari, mereka harus bermain di Stadion Pakansari, Bogor, untuk menjamu Binh Duong pada leg kedua. Jelas, tiga laga dalam sepuluh hari pada tiga tempat berbeda akan menyulitkan Juku Eja.

“Bukan mundur, kami beri masukan kepada Liga, untuk melihat apakah ideal dalam 10 hari kami ada tiga laga di tiga tempat berbeda. Ini perlu dipertanyakan, apakah masuk regulasi atau tidak?,” ungkap Munafri kepada wartawan via Media Officer PSM, Sulaiman.

Usai berlaga di Vietnam, lanjut Munafri, PSM diperkirakan pulang tanggal 20 Juni. “Tanggal 21 tak mungkin latihan. Kami main tanggal 23. Kemudian tanggal 24 harus berangkat lagi. Lalu main tanggal 26 pada leg kedua,” sambung Munafri.

“Kami sangat minta perhatian untuk LIB dan PSSI. Ini menyangkut PSM membela negara sebagai klub dari Indonesia. Ini harus dipertimbangkan dengan matang,” papar Munafri.

PSM disebutnya sekadar memberikan masukan saja dan menyerahkan kepada LIB. “Terserah digeser dimana, yang penting tak di tengah-tengah itu, karena kami harus melalui jalur udara. Seandainya main di Makassar (lawan Binh Duong) kami akan senang. Tapi kami main di Bogor,” tutup Munafri. (jawapos/mia)

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

five × five =