Dedik Setiawan Siap Hadapi Teror Suporter Persib

Arema selalu sulit meraih kemenangan ketika main di Bandung. Singo Edan harus kembali ke sana untuk menghadapi tuan rumah Persib Bandung pada leg pertama 16 besar Piala Indonesia 2018 pada Senin (18/2/2019).

Bagi striker Arema, Dedik Setiawan, ada beberapa hal yang mengganggu kondisi psikis skuat Singo saat main di Bandung. Mulai dari akomodasi dari hotel menuju stadion menggunakan mobil rantis atau barakuda, sampai teror suporter Bandung.

“Saya sudah empat kali ikut ke Bandung. Saat kompetisi resmi dan uji coba tahun lalu. Atmosfer pertandingannya sulit. Naik barakuda juga bisa membuat mental turun jika tidak siap. Belum lagi tekanan dari suporter,” kata Dedik, Sabtu (16/2/2019).

Namun, penyerang berusia 24 tahun ini sudah merasa lebih siap. Dedik sudah terbiasa dengan perlakuan seperti itu saat melawan Persib.

Dalam dua musim terakhir di Liga 1, Arema meraih sekali imbang dan kalah di Bandung. Sedangkan saat uji coba awal 2018, Singo Edan juga menelan kekalahan 1-2.

“Sekarang kami optimistis bisa menang karena sudah siap secara mental sejak berangkat dari Malang. Saya pribadi sudah antisipasi atmosfer naik rantis dan tekanan suporter lawan,” jelasnya.

Sejak musim lalu, Dedik terlihat lebih semangat ketika berduel dengan Persib. Bahkan dia sempat beradu kepala dengan bek Persib, Bojan Malisic, setelah terlibat duel perebutan bola. Kini Dedik dapat peran berbeda dengan musim lalu. Dia bermain lebih melebar, sedangkan posisi target man jadi milik Robert Lima Guimaraes.

Artinya, Dedik tidak lagi berhadapan dengan Malisic, melainkan bek sayap Persib. Kepercayaan diri Dedik meningkat pesat setelah terpanggil masuk timnas senior dalam ajang Piala AFF 2018.

Kini pemain Arema FC itu tak segan berduel dengan bek asing sekali pun. Dia ingin membuktikan striker lokal masih mampu menghadapi berbagai macam tipikal pemain bertahan lawan. (bolacom)

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

one × 3 =