Rekor Terputus Di Tangan Arema, Ini Pembelaan Pelatih Madura United

Madura United akhirnya kembali merasakan kekalahan setelah tak pernah tersentuh kalah selama 8 pertandingan terakhir. Adalah Arema FC yang memutus catatan tersebut saat kedua tim bertanding, Senin (17/9) di stadion Kanjuruhan.

Pelatih Gomes Oliviera pun memberikan pembelaan. Dia mengaku bahwa pemainnya bermain tak mengecewakan namun terus berjuang mencetak gol hingga pertandingan selesai.

“Iya setelah 8 pertandingan Madura kalah tapi pemain tak mengecewakan. Mereka berjuang, mampu kontrol emosi karena ada beberapa kejadian di lapangan terutama babak kedua,” ucapnya.

“Pemain main bagus terus mencari gol tapi tidak dapat. Kami masih banyak pertandingan dan sekarang masih di trek yang benar,” imbuh pelatih asal Brazil ini.

Mantan pelatih Persiwa Wamena ini memaparkan Arema mampu bermain kolektif dan disokong oleh kualitas individu yang baik.

“Arema mampu main kolektif dan mereka secara kualitas pemain juga bagus. Tapi tim Madura mampu ciptakan peluang, mereka menunjukkan kombinasi skill individu yang baik. Soal gagal ciptakan gol, kita akan perbaiki itu,” papar Gomez.

Pelatih yang sempat dipecat Madura United saat pra musim ini tak mau berkomentar soal penalti Arema pada akhir babak pertama. Sebab posisinya jauh dari lokasi kotak penalti Madura United yang dihukum penalti oleh wasit.

“Di babak pertama mereka susah menembus pertahanan kita. Kemudian penalti posisi saya jauh jadi saya tak tahu pasti. Saya tak bisa komentar banyak soal itu harusnya penalti atau tidak,” pungkas Gomes.

Meski mengalami kekalahan namun posisi Madura United masih bertengger di nomor dua klasemen sementara dengan poin 36.

Bagikan post ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

18 − 5 =