Follow us @ongisnadeNet

Ada Gas Air Mata ke Tribun, Arema FC: Tak Ada Perintah Dari Panpel



Kerusuhan yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4) kemarin mengakibatkan banyak korban yang berjatuhan, salah satunya karena efek gas air mata.

Ratusan Aremania dan Aremanita bertumbangan dan harus dibawa ke rumah sakit. Salah satu yang dipertanyakan adalah adanya gas air mata yang ada di lapangan. Bahkan ada juga yang ditembakkan ke arah tribun.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengaku sempat melihat ada penembakan gas air mata ke arah tribun selatan. Namun ia menegaskan perintah penembakan bukan perintah dari panpel.

"Itu situasi di sisi selatan, itu yang menjawab pengananan karena tak ada perintah dari panpel," ucapnya.

Sementara itu, ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris memohon maaf karena ada kondisi yang tak normal terjadi.

"Panpel minta maaf atas situasi tersebut karena kondisinya serba tak normal," tandasnya.