Follow us @ongisnadeNet

Review Arema FC vs Mitra Kukar: Beruntung Tak Kalah



Target Arema FC meraih kemenangan pada laga pertama Liga 1 akhirnya pupus. Sempat unggul 2-0, namun sang lawan Mitra Kukar mampu menyamakan skor menjadi 2-2. Beruntung saja Arema FC tak kalah sebab Mitra Kukar selama 90 menit kuasai pertandingan.

Bermain di stadion Kanjuruhan, Sabtu (24/3), Arema FC langsung unggul cepat pada menit 8. Adalah Balsa Bozovic yang mampu melepaskan sepakan bebas akurat ke sisi kanan gawang Mitra Kukar yang membuat skor berubah menjadi 1-0.

Gol cepat dari Arema FC ini seolah membuat Mitra Kukar bangkit. Pasca gol ini, mereka praktis menguasai pertandingan. Beberapa ancaman sempat terjadi meski tak cukup membahayakan gawang Arema yang dijaga Kurniawan kartika Ajie.

Meski ditekan, Arema FC justru mampu memperbesar keunggulan pada menit 19. Gol kedua ini melalui skema yang sama yaitu sepakan bebas. Adalah Saiful Indra Cahya yang mampu menciptakan gol apik melalui tendangan bebas. Skor berubah menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol membuat tim berjuluk Naga Mekes semakin gencar melakukan serangan. Beberapa peluang tercipta seperti sepakan Hendra Adi Bayauw yang masih digagalkan Kartika Ajie. Begitu juga sundulan Mauricio Leal juga masih bisa diamankan kiper Arema FC. Babak pertama tetap untuk keunggulan Arema FC 2-0.

Memasuki babak kedua, Mitra Kukar mengambil inisiatif serangan. Bahkan Hendra Bayauw sempat melepaskan sepakan yang masih membentur mistar gawang. Tekanan terus diberikan punggawa Mitra Kukar. Bahkan Arema FC tak bisa berkutik mengembangkan permainan karena permainan pressing dari pemain Mitra Kukar.

Buntunya lini tengah Arema FC membuat Hanif Sjahbandi dimasukkan untuk gantikan Hendro Siswanto. Pergantian ini membuat lini tengah Arema lebih hidup meski kendali permainan tetap ada di kaki lawan. Petaka mulai dirasakan Arema saat Purwaka Yudhi terlihat cedera dan meminta untuk diganti.

Pada menit 76, pergantian dilakukan dengan menarik keluar Purwaka dan memasukkan Zaenuri. Lini pertahanan pun tampak tak stabil. Akibatnya pada menit 80, crossing dari sisi kiri pertahanan tak mampu dijangkau Zaenuri yang bermaksud menghalau bola dengan kepala, bola pun dengan mudah dicocor striker Mitra Kukar, Fernando untuk membuat skor menjadi 2-1.

Petaka benar benar terjadi pada menit 88. Crossing pada titik yang sama kembali gagal diantisipasi oleh pemain bertahan Arema FC yang akhirnya membuat Fernando dengan mudah menceploskan bola dengan kepalanya. Skor pun berubah menjadi 2-2. Sisa laga, Mitra kukar kembali mendapatkan peluang namun gagal.

Hasil skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan selesai. Hasil ini membuat Arema FC hanya mendapatkan satu poin. Sebuah hal yang mengecewakan karena target tiga poin gagal terealisasi.