Follow us @ongisnadeNet

Tiga Keuntungan dan Kerugian Jika Arema FC Datangkan Gustavo Lopez



Peran Rodrigo Ost Dos Santos yang belum terlalu terlihat terutama selama Piala Presiden membuat resah Aremania. Mereka ingin ada sosok playmaker yang punya peran sentral di lini tengah.

Nama Gustavo Lopez pun kembali diapungkan agar bisa kembali ke tim Arema. Playmaker asal Argentina ini tak hanya sekali ini saja dikaitkan dengan Arema. Hampir tiap musim baru akan bergulir, namanya selalu dikaitkan dengan Arema namun selalu batal.

Gustavo pun dikabarkan bersedia melakukan seleksi bersama Arema, bahkan dia kabarnya akan bergabung dengan tim saat gelaran Piala Gubernur Kaltim. Tentu saja jika ini benar maka akan mengancam posisi Rodrigo Ost.

Namun akan lebih baik jika kita juga harus menganalisa apa keuntungan dan kerugian jika mendatangkan Gustavo Lopez. Redaksi mencoba memaparkan dari keuntungan terlebih dahulu

1. Menyedot Animo Aremania

Hal ini mutlak akan didapatkan oleh Arema FC sebab Gustavo Lopez dianggap masih memiliki pesona magis dalam sisi permainan. Pergerakannya yang hampir menguasai tiap lini tengah, umpan kejut dan sepakan bola matinya membuat jaminan permainan atraktif yang diidamkan Aremania bisa terwujud

2. Potensi Memanjakan Striker

Jika kualitasnya tak menurun karena cedera lama yang sempat dia derita maka Gustavo Lopez berpotensi akan memanjakan Thiago Furtuoso atau jajaran striker di lini depan. Maka tak heran jika saat berkostum Arema dulu, striker seperti Beto ataupun Cristian Gonzales begitu dimanjakan.

3. Aspek Komersial

Keuntungan lain yang bisa didapat dari datangnya Gustavo Lopez adalah pada sisi komersial. Jika kualitasnya masih sama maka banyak sponsor yang akan tertarik untuk menjadi partner di Arema. Apalagi saat ini belum ada pemain yang menonjol yang bisa "dijual" kepada sponsor.

Meski memiliki keuntungan namun jika Gustavo didatangkan juga tak lepas ada potensi kerugian yang akan didapatkan Arema FC. Berikut analisa dari redaksi

1. Faktor Cedera

Gustavo Lopez terakhir bermain pada musim 2016 bersama Terengganu FA yang kemudian dia mendapatkan cedera parah dan absen hingga tahun 2018. Dua tahun lamanya dia bermain pada sebuah kompetisi tentu akan menjadi pertanyaan bagaimana kualitasnya sekarang. Belum lagi faktor cedera yang dia derita bisa menghambat pada sisi teknis dan non teknis.

2. Umur 34 tahun

Jika dibandingkan dengan Rodrigo Ost tentu saja masa dari Gustavo tak lebih panjang sebagai seorang pemain. Dengan umur yang sudah 34 tahun akan menjadi pertanyaan bagaimanakah kemampuan fisiknya sekarang.

3. Gustavo Sentris

Jika memang tetap jadi bergabung dengan Arema FC dan memiliki kualitas yang tak menurun maka permainan Arema memang dijamin akan menarik. Namun kekhawatiran munculnya Gustavo sentris bisa saja terjadi. Masih ingat kejadian pada tahun 2014. Saat itu, Gustavo diganti karena cedera dan akibatnya Arema gagal melaju ke babak final ISL sebab permainan seketika berubah setelah Gustavo diganti,