Follow usĀ @ongisnadeNet

Lolos, Pelatih Arema FC Akui Permainan Sempat Kacau



Target lolos ke babak delapan besar akhirnya mampu didapat Arema FC setelah menahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 0-0. Hasil ini cukup membuat tim Singo Edan lolos karena unggul selisih gol daripada Bhayangkara.

Pertandingan yang menegangkan memang tersaji sepanjang 90 menit. Peluang emas didapat kedua tim namun tak ada gol yang tercipta hingga pertandingan selesai. Secara permainan harus diakui Bhayangkara FC lebih baik dan beberapa kali membuat permainan Arema tak berkembang.

Pelatih Arema, Joko Susilo pun mengakui situasi layaknya final membuat permainan tim sempat kacau. Karena hal itulah, ia pun mengganti pola menjadi 3 bek pada babak kedua.

"Iya pada babak pertama kami mainkan 4-3-3, mereka mainkan 4-4-2 karena situasi seperti final akhirnya permainan sempat kacau," ucapnya.

Permainan kacau yang dimaksud Joko Susilo karena pemain tak tenang saat mendapatkan bola. Pergantian formasi pada babak kedua membuat permainan menjadi lebih baik.

"Pemain saat dapat bola tak tenang, tapi babak kedua kami ubah formasi Alhamdulillah jalan bagus," tandasnnya.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini pun mengakui bahwa dari sisi permainan, tim harus ada perbaikan terutama untuk babak perempatfinal. Namun ia juga mengakui bahwa target lolos menjadi beban pemain saat pertandingan.

"Target lolos memang menjadi beban untuk pemain tapi harusnya semua siap. Yang jelas pemain sudah bermain dengan kerja keras, mari hargai usaha pemain Arema," tegasnya.

Hasil imbang atas Bhayangkara FC membuat poin kedua tim menjadi sama yaitu lima namun Arema FC memiliki selisih gol yang lebih baik sehingga mereka mampu lolos ke babak delapan besar.