Follow us @ongisnadeNet

Bungkam PSIS Semarang, Arema FC Buka Peluang Lolos



Kewajiban harus menang saat melawan PSIS Semarang, Kamis (25/1) mampu ditunaikan dengan baik oleh tim Arema FC. Tiga gol mereka hanya mampu dibalas oleh satu gol dari lawan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Arema FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tak menunggu lama, saat pertandingan memasuki menit 4, Dendi Santoso melepaskan umpan ke dalam kotak penalti yang salah diantisipasi oleh Rio Saputro yang justru membelokkan arah bola ke gawang sendiri. Skor pun berubah menjadi 1-0.

Tak menunggu lama, tim Arema mampu kembali memperbesar keunggulan pada menit 8. Melalui skema sepak pojok dari Ahmet Atayev yang kemudian dihalau tak terlalu baik oleh kiper PSIS. Thiago Furtuoso meneruskan bola yang kemudian disambut dengan baik oleh Johan Ahmat Farizi untuk membuat skor menjadi 2-0.

Selepas gol ini, permainan PSIS membaik terutama setelah mereka menarik Rio Saputra dan memasukkan Hafit Ibrahim yang membuat skema permainan menjadi 4-3-3 yang sebelumnya 3-4-3. Namun peluang dari PSIS tak mampu membobol gawang Kartika Aji yang tampil apik pada pertandingan tersebut. Skor pun tetap bertahan 2-0 hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, Arema FC kembali menunjukkan bahwa mereka sangat berbahaya saat awal pertandingan. Dua menit babak kedua dimulai, Dendi Santoso mampu mengirimkan umpan ke Thiago, pemain asal Brazil ini kemudian mampu menang sprint dengan kiper lawan. Setelah melewati kiper, dia dengan tenang mengeksekusi bola ke gawang untuk membuat skor menjadi 3-0.

Namun permainan Arema FC yang bagus pada menit awal pertandingan selalu belum mampu konsisten hingga akhir sebab beberapa kali PSIS Semarang mampu membahayakan gawang Arema. Hasilnya pada menit 68, Hari Nur Yulianto mampu menjebol gawang Arema FC setelah memanfaatkan umpan sepakan bebas dari Frendi. Skor pun berubah menjadi 3-1.

Bahkan trauma kegagalan menang atas Persela seolah akan terjadi lagi karena pasca gol dari PSIS tersebut, tim berjuluk Mahesa Jenar itu mampu mengendalikan permainan. Menit 70, sepakan Komarudin juga hanya membentur tiang gawang Arema.

Perubahan yang dilakukan Arema FC terutama pasca jeda water break pada menit 75 membuat kendali permainan kembali ke tangan Rodrigo Ost dkk. Kemenangan dengan skor 3-1 pun tetap aman hingga pertandingan selesai. Hasil ini membuat Arema FC memimpin klasemen sementara grup E dengan poin 4 sama dengan Bhayangkara FC namun Arema memiliki agregat gol yang lebih baik.