Follow us @ongisnadeNet

Review: Sempat Tertinggal, Arema FC Jungkalkan PSIS Semarang



Ujicoba perdana mampu dilewati dengan baik oleh Arema FC. Melawan PSIS Semarang di stadion Gajayana Malang, Kamis (04/01). Meski sempat tertinggal dua gol, namun tim Arema mampu membalikkan skor hingga meraih kemenangan.

Awal pertandingan, tim pelatih menurunkan duet stoper Zaenuri dan Purwaka Yudhi. Banyaknya Aremania yang hadir di stadion membuat beberapa pemain nampak gugup saat bertanding. Salah satunya Zaenuri yang masih grogi mengawal lini belakang.

Dari rasa grogi inilah, PSIS Semarang dapat membobol dua gol ke gawang Arema FC. Pada menit 8, Hapidin mampu membobol gawang Arema FC. Gol ini tercipta setelah umpan tarik dari sisi kanan pertahanan Arema FC tak mampu dihalau oleh Zaenuri dengan baik. Skor 1-0 untuk keunggulan PSIS.

Puluhan ribu Aremania kembali dikejutkan dengan gol dari PSIS Semarang pada menit 15. Adalah Bayu Nugroho yang mampu membobol gawang Arema. Gol kedua ini hampir sama dengan proses pertama yaitu dari sisi kanan pertahanan Arema FC.

Kebobolan dua gol membuat tim pelatih juga terhenyak. Perubahan formasi pun dilakukan dengan memasukkan Arthur Cunha untuk menggantikan Zaenuri. Masuknya Arthur membuat permainan Arema FC berubah. Lini pertahanan lebih tertata ditambah proses membangun serangan juga lebih baik.

Hasilnya pada menit 20, wasit memberikan penalti untuk Arema FC setelah menilai salah satu pemain belakang PSIS melakukan pelanggaran kepada Dedik Setiawan. Ahmet Atayev yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugas dengan baik. Skor pun menjadi 1-2.

Tekanan pun terus diberikan Arema FC. Hasilnya pada menit 37 karena pressing ketat yang diterapkan Arema, kiper PSIS melakukan kesalahan umpan yang justru mengarah ke Dedik Setiawan. Dedik pun mampu menceploskan bola dengan baik untuk membuat skor menjadi 2-2.

Gol penyama skor ini membuat Arema FC semakin nyaman dalam membangun serangan. Tiga menit sebelum babak pertama berakhir atau tepatnya pada menit 42, Rodrigo Ost Dos Santos yang menerima umpan dari Saiful Indra mampu mengecoh kiper sebelum membobol gawang PSIS dan membuat skor berubah menjadi 3-2 hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua belum ada pergantian di tim Arema FC. Permainan pun lebih baik. Pola serangan satu dua sentuhan berjalan baik. Bahkan dua menit pertandingan berjalan Arema FC kembali mendapat penalti setelah Ibrahim Conteh melanggar dengan keras Alfarizi. Conteh pun mendapat kartu merah dari wasit, PSIS harus bermain dengan 10 orang. Atayev yang kembali menjadi eksekutor kali ini gagal melaksanakan tugas dengan baik. Sepakannya masih melambung.

Tekanan Arema FC akhirnya membuahkan hasil pada menit 59, Jefri Kurniawan yang mengambil eksekusi sepakan bebas mampu mengirimkan umpan terukur kepada Arthur Cunha. Pemain asal Brazil ini mampu menyontek bola ke pojok kanan gawang PSIS. Skor berubah menjadi 4-2. Tensi pertandingan berlangsung menarik setelah PSIS Semarang memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 pada menit 64. Adalah penalti Hari Nur yang membuat PSIS mendekat. Penalti ini diberikan setelah Ricky Ohorella dinilai wasit melanggar pemain PSIS.

PSIS yang lebih keluar menyerang akhirnya harus membayar mahal. Pada menit 72, Arema FC melakukan serangan balik cepat melalui Dendi Santoso. Pemain bernomor punggung 41 ini mampu melepaskan sepakan keras yang masih bisa ditepis kiper PSIS, bola muntah mampu disambut oleh Nur Hardianto untuk membuat skor menjadi 5-3.

Sejak menit 81, Arema FC juga harus bermain dengan 10 pemain karena Arthur Cunha diberi kartu merah langsung oleh wasit karena dianggap sengaja melakukan pelanggaran keras kepada pemain PSIS. Sisa menit pertandingan berlangsung menarik, kedua tim saling bermain terbuka namun tak ada lagi gol tercipta. Skor tetap 5-3 untuk keunggulan Arema FC. Selanjutnya, Arema Fc yang akan bermain di kandang PSIS Semarang, stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (07/01).