Follow usĀ @ongisnadeNet

Dilihat Ratusan Aremania, Pemain Arema FC Gugup



Arema FC melakukan latihan perdana di stadion Gajayana Malang, Sabtu (23/12). Sebelumnya mereka lebih banyak melakukan latihan di lapangan dirgantara kompleks Abd Saleh.

Hadirnya latihan Arema FC di pusat kota ini membuat Aremania langsung datang menonton. Lebih dari 500 orang menyaksikan latihan tim Arema.

Latihan Sabtu sore ini pun diisi materi internal game yang melibatkan pemain Arema FC dan akademi Arema. Pemain Arema bergantian melawan akademi Arema yang harus meladeni permainan seniornya.

Pelatih Arema FC, Joko Susilo menyebut hal tersebut bukan ujicoba namun lebih ke latihan bermain untuk melihat bagaimana perkembangan pemain.

"Kita melakukan latihan ini ingin menetapkan strategi sekaligus untuk mengetahui bagaimana kondisi pemain kita. Yang jelas ini bukan ujicoba karena tadi ada yang saya stop untuk memberikan penjelasan," ucapnya.

Dari internal game dengan pemain akademi Arema tersebut, pelatih yang akrab disapa Gethuk tersebut mengaku bersyukur dengan capaian positif yang diraih anak asuhnya. Namun ada dua hal yang disoroti olehnya.

"Alhamdulillah baik tapi ada dua yang perlu dilihat. Pertama kondisi mereka yang tak ideal karena masih dalam tahap latihan fisik yang keras dan itu normal," imbuhnya.

Sementara kedua terlihat pemain Arema gugup karena banyak Aremania yang datang langsung untuk menyaksikan. Menurut Joko Susilo, saat melakukan permainan beberapa pemain nampak tidak main lepas dan kurang dalam komunikasi.

"Banyak pemain yang tidak loss makanya tadi saya ajak becanda agar mereka bisa tertawa," tuturnya.

Tak heran melihat situasi tersebut, Gethuk pun telah merancang beberapa agenda latihan di stadion Gajayana yang bisa menghadirkan banyak Aremania.

"Ini yang harus diantisipasi jangan sampai main di Kanjuruhan atau Gajayana malah gugup. Kalau hari ini wajar ya karena baru pertama kali disini. Selanjutnya akan diagendakan lagi latihan disini," paparnya.

Pasca latihan Sabtu sore, tim Arema FC diliburkan selama dua hari yaitu 24-25 Desember 2017. Hal ini dilakukan agar pemain terutama yang beragama Kristen atau Katolik bisa merayakan hari Natal.