Follow us @ongisnadeNet

Player Review: Arthur Cunha. Pertimbangkan Kontrak Jangka Panjang



Datang pada musim 2017, Arthur Cunha menjadi pilar kokoh di tim Arema FC. Memang ia tak mampu mengangkat prestasi tim, namun penampilannya yang konsisten membuatnya layak untuk terus bertahan.

Sepanjang musim 2017, pemain asal Brazil ini bermain selama 2380 menit dengan jumlah penampilan sebanyak 28 kali. Ia pun mampu menyumbangkan satu gol yang ia buat saat melawan Gresik United bulan Oktober lalu. Ada lima kartu kuning yang ia terima yang membuatnya harus absen pada dua pertandingan.

Berikut catatan pertandingan yang dijalani Arthur Cunha selama musim 2017

1. Persipura vs Arema FC  3-1
2. Arema vs Gresik United 2-0
3. Arema vs PS TNI  1-1
4. Bali United vs Arema  6-1
5. Perseru vs Arema  2-0
6. Arema vs Persija   1-1
7. Mitra Kukar vs Arema  0-3
8. Arema vs Persela  2-0
9. Madura United vs Arema 2-0
10. Barito Putera vs Arema 1-2
11. Arema vs Persiba  3-0
12. Arema vs Persib  0-0
13. Bhayangkara vs Arema 2-1
14. Arema vs Borneo FC  0-0
15. Semen Padang vs Arema 2-0
16. Arema vs Persipura  0-2
17. Gresik United vs Arema 2-3
18. Arema vs Sriwijaya  3-2
19. PS TNI vs Arema  0-0
20. Arema vs Bali United 2-0
21. Arema vs Perseru  0-0
22. Persija vs Arema  2-0
23. Arema vs Madura United 1-1
24. PSM Makassar vs Arema 1-0
25. Arema vs Barito Putera 1-0
26. Persiba vs Arema   0-1
27. Arema vs Bhayangkara 2-0
28. Persib vs Arema  0-0

Dari catatan pertandingan tersebut menunjukkan saat lini belakang Arema FC dalam posisi komplit terutama saat duet Arthur dan Bagas Adi ditambah Kurnia Meiga tampil maka lini belakang adalah jaminan aman. Namun sayang komposisi ini tak selalu komplit sepanjang musim.

Bagas Adi yang dipanggil Timnas, Arthur yang terkena akumulasi dan cedera hingga Kurnia Meiga yang sakit membuat lini belakang keropos. Maka dari hal ini nyata terlihat, Arthur harus punya pasangan klop di lini belakang yang mempunyai karakter berbeda. Yang lebih mempunyai kecepatan saat mengawal lini belakang.

Tipikal Arthur lebih kuat pada duel udara dan duel satu lawan satu terutama terhadap pemain lini depan yang tak terlalu punya kecepatan. Maka dari apa yang sudah dikontribusikan, Arthur layak diganjar kontrak lebih dari satu tahun, apalagi usianya masih 27 tahun, usia yang masih produktif sebagai pemain bola.