Follow us @ongisnadeNet

Tutup Akhir Musim Tak Manis, Joko Susilo Tanggung Jawab



Harapan untuk menuai poin pada pertandingan terakhir kompetisi Liga 1 akhirnya sirna. Arema FC harus bertekuk lutut saat melawan Borneo FC dengan skor 3-2, Sabtu (11/11).

Tiga gol dari Asri Akbar, Diego Michels dan Lerby hanya mampu dibalas dengan dua gol oleh Cristian Gonzales dan Dedik Setiawan. Hasil ini pun membuat Arema FC hanya terpatok pada posisi 9 klasemen sementara.

Kegagalan meraih poin pada laga terakhir ini membuat kecewa pelatih Joko Susilo. Pelatih yang akrab disapa Gethuk ini mengakui jika tim Borneo FC bermain bagus meski sisi lain tim Arema juga mempunyai peluang untuk memenangkan pertandingan.

"Borneo bermain bagus meski sebenarnya kami juga punya peluang menang karena kami datang kesini tak hanya incar hasil imbang tapi juga ingi menang. Tapi hasil mengatakan yang lain," ucapnya.

Hanya berkekuatan 16 pemain dan tanpa pemain asing nampaknya memang menjadi tugas berat bagi tim pelatih untuk meramu formasi melawan Borneo FC. Gethuk pun mengakui hal ini sebagai kendala meski tak ingin menjadikan hal itu sebagai alasan utama.

"Kami dalam lima hari kehilangan 10 pemain, tentu saja ini menyulitkan. Tim pelatih sudah memodifikasi posisi pemain. Tadi yang murni stoper hanya satu pemain. Tapi tetap ini bukan alasan, saya yang tanggung jawab karena mungkin kurang jeli dengan keadaan ini," tandas pelatih asal Cepu ini.
 
Sementara, Hanif Sjahbandi yang mewakili pemain mengaku tim Arema hanya tak beruntung sebab secara permainan mampu mengimbangi Borneo FC.

"Mohon maaf bagi Aremania yang sudah datang belum bisa beri kemenangan. Tapi tadi hanya kurang beruntung saja," tandasnya.