Follow us @ongisnadeNet

Wawancara Ricky Nova, Pemain Asli Malang Korban Kebrutalan Liga 1 U-19


Ricky Nova

Belum kita selesai berduka dengan kabar meninggalnya Choirul Huda Minggu lalu, Sabtu (21/10) lalu tepatnya di kompetisi Liga 1 U-19. Adalah Ricky Nova Asterix Ramso, pemain Bali United U-19 dibawa ke rumah sakit karena terkena pukulan pemain Bhayangkara FC U-19.

Seperti yang dilansir dari kompascom, pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 itu sempat dihentikan pada masa injury time. Pemicunya adalah perselisihan di antara beberapa pemain.

Awalnya, Bhayangkara tengah menguasai bola melalui Icthio Ni Matul Akbar. Bola berhasil direbut pemain Bali United, namun Icthio yang emosi melepaskan tendangan keras kaki kanan mengenai tulang kering lawan.

Keributan pun terjadi. Kapten Bhayangkara FC, Reksa Maulana, berlari dan mendorong kekerumunan.

Reksa juga tertangkap kamera melakukan tindakan tidak terpuji dengan memukul leher pemain Bali United U-19, Ricky Nova Asterix.

Pemilik nama terakhir tergeletak tidak sadarkan diri dan langsung ditandu keluar untuk dibawa ke rumah sakit. Dari alat yang digunakan untuk menggunakan, Ricky Nova kemungkinan mengalami cedera leher.

Saat ini kondisi Ricky Nova berangsur membaik. Ongisnade berkesempatan melakukan wawancara dengan pemain yang ternyata asli Malang ini.

Ongisnade (ON): Halo mas, bagaimana kabar?
Ricky Nova (RN): Iya mas Alhamdulillah sudah lebih baik tapi belum pulih total

ON: Cedera bagian leher ya?
RN: Iya bagian leher

ON: Dari deteksi dokter bagaimana kondisinya?
RN: Aman mas, cuma memang sampai sekrang masih ada pusing di bagian kepala belakang

ON: Diminta istirahat berapa lama oleh dokter?
RN: Tergantung dari perkembangan kondisinya. Ini sekarang sudah lebih baik tapi kemungkinan besok (lawan Borneo FC U-19) belum bisa bermain

ON: Kejadian yang Ricky ingat seperti apa kemarin hingga bisa terpukul?
RN: Niat awal saya ke kerumunan itu adalah ingin melerai. Tapi belum sampai melerai, sudah terkena pukulan. Jujur saja keras sekali karena saya langsung pingsan. Sampai sekarang juga masih merasakan pusing

ON: Melihat kejadian kemarin, harapan Ricky bagaimana apalagi kan masih kompetisi usia muda?
RN: Kalau saya tentu saja semoga sepakbola Indonesia di usia muda lebih maju. Tapi jangan emosi yang berlebihan. Kalau ada senior seperti itu, jangan ditiru apalagi kita masih banyak belajar dan mencari pengalaman. Dan semoga PSSI paham betul apa yang diperlakukan semestinya dan adil

Ricky Nova adalah pemain asli Malang didikan dari SSB Unibraw 82. Ia kemudian melanjutkan karirnya sebagai pemain Persema junior. Sempat mencicipi Persema senior ketika bermain di Liga 3, ia kemudian pindah ke Madura United U-19. Di babak 8 besar Liga 1 U-19, ia pindah dan memperkuat Bali United U-19.

Ongisnade pun menanyakan kepada pemain asli Gadang kota Malang ini apakah ada keinginan memperkuat Arema suatu saat nanti?

"Kalau keinginan memperkuat Arema tentu saja ada mas. Tapi sekarang cari pengalaman dulu apalagi sekarang masih muda," pungkasnya.