Follow usĀ @ongisnadeNet

Tribun Aremania: Main cantik Dan Menang Atau Pergi Coach

created by ico Tuesday, 13 Jun 2017



Gajayana memanas usai Arema gagal mengamankan 3 poin atas Perseru Serui. Aremania kecewa dengan penampilan Arema FC dibawah asuhan Coach Aji Santoso. Kenapa?

Ya,permainan Arema bukan berkembang namun justru malah menurun. Berawal saat laga tandang ke Lamongan menghadapi Persela dimana rekor tidak pernah kalah Arema atas Persela harus pupus dan Arema harus puas dipecundangi 4-0 oleh Persela di depan publik Lamongan.

Tekanan dari Aremania kembali datang ketika Arema kembali menelan kekalahan 2-0 di kandang Persija. Bukan tanpa alasan,Aremania mengkritik strategi yang diterapkan Coach Aji. Pemain seperti kebingungan oleh strategi tersebut. Puncaknya saat laga home melawan Perseru Serui di Gajayana. Target 3 poin yang wajib dan harus diamankan kembali pupus kala Arema hanya mampu bermain imbang tanpa gol di depan Aremania.

Dan kembali seusai laga Aremania melakukan protes keras diluar stadion Gajayana dan menuntut Aji Santoso untuk mundur dari kursi kepelatihannya. Pertanyaannya apakah Aji Santoso harus mundur? Sebagian besar pasti menjawab iya karena dari segi permainan sejak ditangani coach Aji, Arema cenderung menurun. Papan tengah bukanlah posisi yang ideal untuk tim sekelas Arema, wajar jika Aremania menuntut lebih untuk tim Arema. Tuntutan mundur semakin deras semakin kencang ketika gagal mengamankan 3 poin kandang.

Yap,memegang kursi kepelatihan di tim besar seperti Arema memanglah penuh tekanan,seperti halnya The Jak yang pernah menuntut Coach Teco mundur. Namun,Coach Teco mampu membayar kritikan dan tuntutan keras The Jakmania dengan penampilan luar biasa.

Apakah Coach Aji akan mampu menunjukan kualitasnya? Sayangnya Aremania sudah habis kesabaran. Dalam konpers di Gajayana usai lawan Perseru Serui, coach Aji berkata jika dirinya akan mundur jika lawan Bali United imbang ataupun kalah, namun Aremania banyak yang menuntut coach Aji untuk segera mundur dari kursi kepelatihan Arema.

Mungkin jika menang lawan Bali United dan coach Aji tetap mundur, setidaknya Coach Aji tidak akan kehilangan kehormatannya. Mungkin mundur adalah pilihan terbaik untuk saat ini, Aremania tidak ingin banyak evaluasi tetapi ingin banyak hal positif yaitu kemenangan. Bukan tak mau kalah,tetapi jika Juara ISL 2009/2010 hanya menempati papan tengah, diisi pemain bintang tentunya akan membuat Aremania kecewa.

Tunjukan kualitasmu di pertandingan vs Bali United, Coach! Kami tidak runyam, kami cuma ingin strategimu mampu diterapkan pemain dan kemenangan demi kemenangan kembali didapat Arema. Main cantik dan menang,atau pergi,Coach!

Ditulis oleh Iwan Setiawan


Opinion