Follow us @ongisnadeNet

Tribun Aremania: Mari Birukan Gajayana

created by ico Tuesday, 30 May 2017



Kemenangan Arema FC atas Mitra Kukar pada lanjutan Go-jek Traveloka Liga 1 patut disyukuri oleh tim Arema sendiri dan khususnya para Aremania. Mengingat sebelumnya Arema FC menjalani tren yang cukup buruk, dimana takluk oleh PSM Makassar 1-0. Kemudian ditahan imbang di kandang sendiri oleh Madura United dan terakhir dibantai di Lamongan dengan skor menyakitkan 4-0.

Tentu tidaklah mudah bagi tim pelatih untuk membangkitkan mental para pemain yang turun setelah mengalami sederet hasil yang tidak memuaskan sepanjang 3 laga berturut-turut. Namun kemenangan atas Mitra Kukar pada Minggu malam (28/05/2017) cukup membuktikan hasil pekerjaan tim pelatih dan para pemain untuk memperbaiki tim secara keseluruhan. 

Meskipun pada pertandingan kali ini Arema FC harus bermain tanpa beberapa pilar penting di lini pertahanan, seperti Arthur Cunha dan Bagas Adi yang masih cedera dan Jad terkena sanksi kartu merah, Arema tetap mampu bermain cukup baik dan memenangkan pertandingan. Syaiful Indra dan Hanif yang berduet dijangkar pertahanan mampu bekerja secara sinergis dan membantu gawang Arema FC tetap perawan.

Jika melihat dari pertandingan sebelumnya Arema FC menunjukkan peningkatan permainan. Lini tengah yang kali ini dimotori oleh trio Adam Alis, Ferry Aman Saragih, dan Vizcarra mampu menyuguhkan permainan yang cantik dan cukup menghibur. Umpan-umpan 1-2 sentuhan dapat dijalankan dengan cukup baik. Disini penulis menyoroti Vizcarra yang diposisikan di lini tengah dan diberikan peran free role oleh pelatih Aji dan terbukti mampu menjalankan tugasnya dengan cukup baik selama pertandingan. 

Menurut opini pribadi penulis, ini adalah posisi yang paling ideal untuk Vizcarra. Sebagai tambahan, sebelum bergulirnya Liga 1 penulis memiliki pemikiran bahwa Vizcarra lebih baik ditempatkan di lini tengah sebagai playmaker dan tidak perlu membeli pemain lagi diposisi tersebut. Namun sepertinya manajemen dan tim pelatih memiliki pandangan yang berbeda dan sekarang sang marquee player belum membuktikan kapasitasnya.

Sekali lagi nawak-nawak Aremania patut bersyukur dengan hasil ini. Penulis cukup sedih melihat stadion sering sepi selama Arema bermain di kandang. Bahkan lansiran resmi turnout penonton Liga 1 menunjukkan Arema FC berada diperingkat 12 dari 18 tim. Jauh di bawah Persija di peringkat 1, Persib, PSM bahkan Barito Putra. 

Sepinya stadion sangat memengaruhi mental para pemain saat bertanding. Para pemain Arema sangat membutuhkan support aremania selama bertanding. Selama bulan puasa ini Arema FC menggunakan stadion Gajayana untuk bertanding. Tidak ada alasan lagi jarak yang jauh untuk ditempuh. Dukunglah Arema dalam kemenangan dan kekalahan karena kedua hal tersebut wajar dalam sebuah pertandingan. 

Mari Aremania birukan Gajayana seperti dahulu. Cintailah tim kebangganmu AREMA, jadilah pemain ke12 di lapangan, buatlah lawanmu gentar, dan tetap junjunglah tinggi jiwa sportivitas! Ubahlah dari peringkat 12 menjadi peringkat 1 pada akhir kompetisi!

Ditulis oleh Jonathan Kurnia Pratama

Bagi yang ingin mengirimkan tulisannya bisa email ke ongisnadenet@gmail.com


Opinion