Follow us @ongisnadeNet

Tribun Aremania: Coba Mainkan Ahmad Bustomi

created by ico Wednesday, 17 May 2017



Hasil yang kurang memuaskan didapat Arema dalam 2 pertandingan terakhir di liga 1, terutama hasil seri yang diperoleh di depan ribuan Aremania di stadion Kanjuruhan. Hasil ini memicu kritik keras dari beberapa Aremania termasuk saya sendiri.

Tidak ada yang salah dengan pemain dilapangan, karena mereka semua juga sudah berjuang dengan maksimal demi untuk memberikan hasil terbaik di depan ribuan pendukungnya, begitupun dengan coach Aji, saya yakin coach Aji pelatih hebat, yang tidak asal dalam milih starting eleven dalam setiap pertandinganya.

Kita mungkin masih ingat betul bagaimana digdayanya pasukan Aji Santoso di piala Presiden edisi terakhir dimana kala itu Arema yang keluar sebagai juaranya, ini membuktikan bahwa Aji merupakan pelatih lokal yang layak diperhitungkan, Aji bisa dengan baik membangun chemistry antara pemain muda dan pemain senior. Lantas apakah hanya puas dengan pencapaian itu?

Tentu saja tidak, apalagi itu hanya merupakan gelaran pra musim, dan pastinya tim lain akan terus berbenah dan mempelajari strategi lawan lawanya, contoh PSM Makassar yang melmpem di piala Presiden sekarang masih menjadi pemuncak klasemen hingga  pekan ke 6 liga  1,

Memang benar Arema juga melakukan perubahan setelah gelaran piala Presiden, ada beberapa pemain yang masuk dan keluar, hingga Arema mendatangkan Pablo Pino yang berstatus sebagai marque player. Namun apakah coach Aji tak sadar bahwa tim lain sudah mempelajari strategi Arema? Yang notabene dipakai juga dalam piala Presiden?

Dalam beberapa pertandingan terakhir strategi bisa dibaca oleh tim lawan hingga Arema sangat kesulitan untuk mencetak gol, karena disadari atau tidak terlepas dari regulasi pemain U 23, Arema praktis hanya menurunkan pemain "yang itu itu saja", padahal di bench masih ada nama nama tenar yang juga layak dicoba sebagai variasi dalam permainan. Sebut saja Ahmad Bustomi yang juga eks kapten Arema, Arif Suyono serta Sunarto yang terkenal sebagai joker ketika dalam keadaan buntu,

Memang menjadi pelatih tidak segampang main game football manager,
Tapi seandainya saya aji santoso, saya akan mencoba beberapa pemain untuk menambah variasi permainan, Di lini belakang Arema sudah mempunyai tembok tebal, terbukti hingga pekan ke 6 Arema menjadi tim yang paling sedikit kebobolan sehingga tidak perlu ada perubahan yang signifikan.

Di lini tengah, masih ada nama Bustomi yang terkenal sebagai gelandang pengangkut air yang bisa mendikte permainan dengan keeping bolanya yang maha dahsyat, karena menurut saya lini tengah Arema yang hingga pekan ke 6 liga 1, belum ada yang bisa mendikte permainan, Cimot bisa diduetkan dengan adam alis dan satu pemain muda.

Di lini depan arema mempunyai banyak pemain cepat di sisi sayap, akan tetapi seolah sudah terbaca oleh lawan, mungkin Arif Suyono dengan segudang pengalamnya bisa masuk untuk menambah variasi serangan. Di posisi ujung tombak tidak ada salahnya memberikan kesempatan lebih untuk Dedik Setiawan yang penampilanya sedang menanjak, karena tidak bisa dipungkiri dengan usia Gonzales yang sudah kepala 4 sedikit banyak akan berpengaruh dengan penampilanya, serta semua lawan Arema sudah mewaspadai permainan Gonzales sehingga diperlukan keberanian untuk memberi kesempatan untuk pemain lain.

Ditulis oleh Banin Faza

Bagi yang ingin mengirimkan tulisannya bisa email ke ongisnadenet@gmail.com


Opinion