Follow us @ongisnadeNet

Tribun Aremania: Mainkan Dedik Setiawan Sejak Awal

created by ico Tuesday, 16 May 2017



Jujur kecewa dengan hasil ini 2 kali pertandingan saat melawan PSM dan Madura United yang kurang memuaskan bagi aremania termasuk saya. Tiap Arema bermain, tak henti hentinya ayas berdoa untuk kemenangan Arema.

Andai ayas Aji Santoso, ayas akan selalu memotivasi pemain terus menerus. Bahwa jiwa Arema ialah pantang menyerah dan tetap semangat. Mungkin bisa digambarkan seperti kemenangan saat melawan Semen Padang ketika sudah ketinggalan agregat gol yang cukup banyak di piala Presiden kemarin. Tidak ada hal yang mustahil ketika tim kecolongan gol lebih dahulu dan kita bisa membalikkan keadaan. 

Andai ayas Aji Santoso, ayas akan mencoba memainkan anak muda seperti Dedik sejak menit awal. Karena menurut saya Arema mainnya lebih cair ketika anak-anak muda ini main. Musuh buta akan kekuatan ini karena anak anak muda ini sering eksplorasi dan switch posisi yang bisa membingungkan lawan, seperti Dedik, Nasir dan Andrianto. Beda lagi kalo memainkan Gonzales, pasti sudah ketebak mainnya dan menjadi targetman. 

Jika Gonzales dikunci maka sudah lah permainan Arema yang hanya bisa mengandalkan di sisi sebelah sayap saja. Karena ayas lihat, lini tengah yang hidup cuma Adam Alis. Aku harap dapat memasukkan Bustomi sebagai pengatur serangan, dialah sang jendral lapangan tengah. Kami rindu mainnya Bustomi, Arif Suyono dan Sunarto. 

Tipe pemain seperti Juan Revi sang pemutus serangan juga masih belum nampak. Hanya Hanif Sjahbandi saja yang kadang bisa memutus serangan lawan, namun masih kurang efektif. Sejak dari dulu kita lemah di tengah dan depan. Kalau posisi sayap ayas rasa sudah mbois dan kipa ilakes.

Sekian dari ayas tetap semangat singoku, perjalanan masih panjang. Akan slalu aku dukung dan aku doakan klub kebanggaanku. Semoga Arema juara tahun ini.

Ditulis oleh Andika Stya Hadi

Bagi nawak nawak yang ingin mengirimkan tulisannya ke tribun Aremania bisa kirimkan email ke ongisnadenet@gmail.com


Opinion