Follow us @ongisnadeNet

Review: Arema Indonesia Gagal Menang



Kiprah Arema Indonesia di Liga 3 dimulai pada Rabu (10/5) di stadion Gajayana Malang melawan Persema 1953. Hasil imbang 1-1 harus puas diraih oleh mereka.

Sejak awal pertandingan, kedua tim mencoba berhasil meraih kemenangan pada laga perdana ini. Namun karena terlalu semangat justru beberapa kali permainan keras menjurus karas dilakukan kedua tim. Bahkan sering terjadi cekcok antar pemain kedua tim.

Tak ada peluang berarti yang dicatatkan kedua tim selama babak pertama, skor pun masih tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, kondisi yang tak jauh beda juga terjadi meski Persema 1953 lebih banyak menguasai pertandingan. Keasyikan menyerang, Arema Indonesia mampu membobol gawang lawan. Adalah Maulana Arrahman yang mampu membobol gawang Persema. Skor berubah 1-0.

Saat pertandingan terlihat akan selesai, Persema 1953 meningkatkan intensitas serangan apalagi Arema Indonesia harus bermain dengan 10 orang setelah satu pemainnya dikartu merah wasit pada menit 91 karena mendapatkan kartu kuning kedua setelah dinilai terlalu lama memainkan bola.

Masa injury time 5 menit mampu dimanfaatkan oleh Persema 1953. Adalah Ongky Cucuk yang mampu melepaskan sundulan dan tak bisa dijangkau oleh kiper Arema Indoesia. Skor menjadi 1-1 yang juga menjadi skor akhir pertandingan.

Menganggapi hal ini, pelatih Arema Indonesia, Totok Anjik mengungkapkan anak asuhnya kurang konsentrasi hingga kebobolan pada menit akhir. Namun meski hanya imbang, ia mensyukuri hasil tersebut karena timnya baru melakukan persiapan empat hari terakhir.

"Kebobolan pada menit terakhir karena kurang konsentrasi, fisik pemain juga masih kurang. Tapi Alhamdulillah masih poin satu dengan persiapan yang minim," pungkasnya.