Follow usĀ @ongisnadeNet

Ini Jawaban FIFA Soal Lima Pergantian Pemain



FIFA secara resmi melayangkan surat balasan atas surat yang dikirim PSSI pada 4 April 2017 terkait regulasi pergantian pemain di kompetisi Liga 1 2017. Meski FIFA tampak merespons positif inisiatif PSSI, federasi sepak bola dunia itu tetap memiliki banyak pertanyaan terkait dampak dari aturan Liga 1 2017 itu.

PSSI membuat terobosan dengan menetapkan pergantian pemain sebanyak lima pemain dalam satu pertandingan. Regulasi tersebut dibuat sebagai lanjutan dari adanya regulasi memainkan tiga pemain U-23 dalam setiap pertandingan.

FIFA merespons baik PSSI yang menghubungi mereka dalam hal pemberitahuan mengenai adanya regulasi unik yang dibuat untuk Liga 1 2017.

Dalam surat yang ditandatangani Deputi Sekjen FIFA, Marco Villiger, dan Kepala Sepak Bola Profesional FIFA, James Johnson, yang diteruskan kepada AFC dan Kepala Pengembangan Teknis FIFA, Marco van Basten, FIFA juga memuji PSSI dalam misi memajukan sepak bola Indonesia dalam hal pemain muda.

"Kami sangat menghargai PSSI menghubungi FIFA terkait adanya inisiatif khusus dalam mengembangkan usia muda sebagaimana yang PSSI uraikan dalam email. Kami telah mempertimbangkan proposal tersebut bahwa semua klub peserta liga 1 untuk memainkan minimal 3 pemain U-23 selama minimal 45 menit per pertandingan," tulis FIFA.

Namun, FIFA masih mempertanyakan sejumlah hal dengan mengharapkan pandangan yang lebih detail dari PSSI soal aturan-aturan yang diberlakukan. Sebagai salah satu contoh apakah para pemain U-23 itu harus bermain sejak awal pertandingan dan apakah ada skenario berbeda jika ada pemain muda yang mengalami cedera atau kartu merah.

"Apakah PSSI ingin ketiga pemain di bawah usia 23 tahun itu harus menjadi starter di setiap pertandingan atau ada pembatasan itu ditujukan untuk menerapkan aturan itu setiap saat? Apakah PSSI merencanakan berbagai skenario dalam hal adanya cedera atau kartu merah? Kami juga akan tertarik dengan pandangan PSSI untuk bagaimana aturan pergantian pemain tambahan akan diterapkan, dan skenario yang direncanakan jika ada cedera atau kartu merah," tulis FIFA.

Terkait surat dari FIFA tersebut, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menganggap ini adalah bentuk arahan dari FIFA terhadap PSSI untuk kompetisi sepak bola Liga 1 2017. Edy Rahmayadi menjanjikan akan membangun komunikasi yang lebih baik dengan FIFA.

"Atas surat FIFA ini, PSSI akan membangun komunikasi intens dengan FIFA, memberikan penjelasan detail konsep percepatan pengembangan sepak bola di Indonesia, khususnya implementasi U-23 di kompetisi Liga 1," kata Edy.

Sumber: bolacom