Follow usĀ @ongisnadeNet

Awal Manis Adam Alis



Adam Alis datang ke Arema musim 2017 ini sebagai pemain anyar. Dengan usianya yang masih relatif muda, ia diragukan mampu menggantikan peran seperti Raphael Maitimo.

Namun berjalannya waktu Adam mulai mampu menjawab keraguan tersebut. Ia selalu menjadi pilihan utama pelatih Aji Santoso pada laga ujicoba ataupun turnamen. Pemain asal Jakarta ini pun menyumbang satu gelar pertama saat Arema berlaga di Trofeo Bhayangkara.

Kemudian, ia mampu tampil stabil pada Piala Presiden. Dua gelar mampu ia sabet pada turnamen ini yaitu pemain terbaik dan gelar juara untuk Arema FC. Adam pun mengaku senang dengan awal bagus yang didapatnya di Arema.

"Saya sangat senang ini jadi awal yang bagus karena saya berstatus sebagai pemain baru. Dapat gelar ini merasa senang dan terharu," ucapnya.

Posisi Adam Alis di lini tengah memang tak tergantikan. Ia bahkan nyaris tak pernah diganti dari babak penyisihan Piala Presiden. Hanya saat final, Adam diganti oleh Hendro, itupun pada menit akhir pertandingan.

Kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah. Ia mampu menjadi gelandang bertahan dan serang sama baiknya. Bahkan ia juga mampu menjadi pemain sayap jika dibutuhkan.