Follow usĀ @ongisnadeNet

Keseruan Bapak Anak Menonton Arema FC vs Semen Padang

created by ico Wednesday, 8 Mar 2017



Hai mimin ongisnade dan aremania se-jagad raya, ayas mau curhat sedikit tentang keseruan laga semifinal tim kebanggaan Arek Malang yaitu AREMA FC melawan Semen Padang FC. Maaf kalau pakai "boso campuran".

Awal cerita, kemarin ayas gagal nribun karena idrek (kerja) sampai jam 20.30 (lembur tipis-tipis ). Ebes (ayah) sudah telpon terus, sampai gak ke-angkat gara-gara sibuk. Pas pukul 20.50, telp ayas angkat, ebes langsung heboh dewe,

Ebes : "kon gak ndang moleh a nduk? Arema selak main iki" (kamu gak cepet pulang ? Arema keburu main ini)
Aku : "sek pak diluk, mariki moleh kok" (sebentar pak, habis ini pulang)
Itulah singkat cerita "kehebohan" ebes kalau arema mau main, bisa dibayangin sendiri lah.

Jam 9 pas, ayas sampek hamur, pas sebelum arema main, ebes ketawa-ketawa sendiri sambil cerita,

Ebes : "maeng pas pinaltian tak kiro arema, TV ne langsung tak pateni, lhakok iku persib. Tuwas mangkel tak kiro arema kalah pinaltian, lha klambine podo birune haha"
Aku : "ancen samean nereng ae pak haha" (lagian gk liat-liat dulu pak haha)
Ebes : "wes ndang gawekno kopi terus lungguh kene" (sudah cepet buatin kopi terus duduk sini)

Begitulah canda tawa kami berdua, ayah rasa teman sendiri, tapi harus tau sikon. Lanjut dah

Babak pertama ebes mulai panas karena arema kalah serang, tambah panas lagi ketika arema bobol 0-2 oleh tim lawan, TV pun dimatikan lag, terjadilah "rebutan remote TV" haha. Remote ayas ambio alih, fokus liat tim kebanggaan lagi. Ebes awalnya pura-pura tidur di kursi karena arema sudah bobol, langsung melek lagi ketika PAPITO "EL LOCO" mencetak gol pertama untuk Ongis Nade.

Ebes langsung teriak sekencang-kencangnya "ayoo gonjales, kudu nambah gol" (ayo gonzales, harus nambah gol), teriakan itu kebiasaan waktu di stadion dan pasti diucapkan ketika arema mencetak gol. Kita berdua duet teriakan semangat untuk ongis nade sampai memes (ibuk) terbangun karena kegaduhan kita. Babak pertama pun usai dengan hasil imbang 2-2.

Babak ke 2 dimulai, dan ebes semakin garang teriakannya. Setiap ada kesempatan yg gagal finishing, ebes pasti komat kamit gak jelas, intinya doa untuk arema. Ketika papito mencetak gol lagi, ebes teriak lebih kencang dari sebelumnya, tapi kali ini beliau sambil menangis, menangis karena bahagia waktu agregat gol AREMA dan SPFC 3-3. Sampai akhirnya AREMA menang 5-2 atas kabau sirah.

Akhir cerita, kalimat ebes yang selalu jadi wejangan adalah

"Lek ndelok nang stadion ojok melok misuh-misuh, koyok aku iku maeng, masio rodok mangkel gak sampek misuh. Tuwukno lek ndelok AREMA mumpung sek enom, golek o senengmu dewe nang stadion, BANGGA O DADI AREMANITA, KOYOK AKU BANGGA DADI BAPAKMU SING AREMANIA IKI".

Salam Satu Jiwa, AREMA !

Ditulis oleh @restiikantri


Opinion