Follow usĀ @ongisnadeNet

Review: Heroik, Arema FC Lolos Final Piala Presiden



Luar Biasa, itulah kata yang pantas diucapkan pada perjuangan pemain Arema FC. Diharuskan memenangkan pertandingan saat melawan Semen Padang, Minggu (5/3), misi itu awalnya tak mungkin.

Ini setelah Semen Padang secara mengejutkan mampu mencetak dua gol pada babak pertama yang membuat mereka unggul agregat 3-0. Sebenarnya sejak awal pertandingan, Arema FC sudah menguasai pertandingan. Menit 2, sepakan bebas Syaiful Indra masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Semen Padang.

Begitu juga pada menit 10 saat Esteban Vizcarra melepaskan sepakan yang masih melambung diatas gawang Semen Padang. Empat menit kemudian giliran Hanif Sjahbandi yang melepaskan sepakan namun masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Semen Padang, M Ridwan.

Pertandingan ini seperti akan sudah selesai saat Semen Padang pada menit 24 mampu menciptakan gol melalui kaki Marcel Sacramento. Semakin terlihat tak mungkin karena pada menit 27 Vendry Mofu menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pada kondisi ini, Arema FC sudah tertinggal agregat 3-0. Dan harus mencetak empat gol untuk bisa lolos.

Namun semangat pemain tim Singo Edan tak patah. Menit 27, Cristian Gonzales mengawali gol pertamanya setelah mendapatkan umpan dari Felipe Bertoldo. Tak menunggu lama, dua menit kemudian, Gonzales kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan bebasnya mampu membuat kedudukan menjadi 2-2.

Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 2-2. Arema FC harus mencetak dua gol lagi untuk bisa lolos ke babak final.

Memasuki babak kedua, pergantian pemain dilakukan. Nasir dan Hanif Sjahbandi ditarik keluar untuk diganti Dendi Santoso dan Ferry Aman Saragih. Babak kedua praktis menjadi milik Arema FC. Namun mencetak dua gol tambahan bukanlah hal yang mudah.

Tim pelatih pun kembali memasukkan Dedik Setiawan untuk menggantikan Felipe Bertoldo. Masuknya mantan pemain Persekam Metro FC ini membuat lini serang Arema juga lebih hidup dan bervariasi.

Hasilnya pada menit 66, umpan dari Syaiful Indra Cahya sebenarnya mampu ditepis oleh kiper Semen Padang. Namun bola tepisannya justru mengenai kepala Cristian Gonzales yang mengarah ke gawang untuk membuat kedudukan menjadi 3-2.

Serangan demi serangan pun terus dilakukan tim Singo Edan. Gemuruh stadion Kanjuruhan akhirnya pecah pada menit 89. Umpan Dedik Setiawan dari sisi kiri mampu diselesaikan dengan baik oleh Cristian Gonzales untuk membuat kedudukan menjadi 4-2.

Sisa waktu pertandingan, Semen Padang melakukkan serangan total. Bahkan pada menit 94, kiper Semen Padang maju saat mereka mendapatkan sepak pojok. Namun justru dari proses ini, tiket final dipastikan Arema FC. Sepak pojok lawan mampu ditepis Kurnia Meiga yang kemudian disapu oleh Esteban Vizcarra.

Bola sapuan Vizcarra ini mengarah ke Cristian Gonzales yang tak terkawal oleh siapapun. Melakukan sprint dari belakang, pemain berjuluk El Loco ini hanya tinggal menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. 5-2 untuk Arema FC.

Hasil ini membuat Arema unggul agregat 5-3 atas Semen Padang. Tim Singo Edan melangkah ke babak final untuk melawan Pusamania Borneo FC yang mampu menyingkirkan Persib Bandung di babak semifinal.