Follow us @ongisnadeNet

Widodo CP: Terus Tahan Emosi, Saya Bisa Mati Muda



Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro nampaknya sangat kecewa dengan hasil kekalahan dari Arema FC pada laga perempatfinal Piala Presiden 2017.

Salah satu yang dia kecewakan adalah performa wasit yang memimpin pertandingan yang dihelat Minggu malam tersebut. 

"Ini pertandingan yang menguras emosi, saya ini tipe orang yang bilang jelek ya jelek, baik ya baik. Kasihan pemain saya sudah kerja keras," ucapnya.

"Tadi pemain Arema sempat handsball tapi wasit katakan tidak atau peraturannya yang sudah ganti, itu yang saya tidak tahu," imbuh Widodo menyindir performa wasit.

Bahkan mantan striker Timnas ini menyebut dirinya bisa mati muda karena terus menahan emosi karena keputusan wasit yang tidak tepat.

"Saya sudah berusaha tidak sering emosi, ini janji saya ke manajemen, ke keluarga. Tapi saya bisa mati muda jika tahan emosi terus karena situasi itu (kepemimpinan wasit," tegas Widodo.

Mantan pelatih Persegres ini mengungkapkan dirinya juga sudah memberikan instruksi kepada pemain agar tidak berlaku emosi saat pertandingan.

"Saya juga sudah beri tahu pemain agar tidak emosi. Tapi mereka juga manusia. Saya kasihan sama pemain pemain karena mereka sudah kerja keras," pungkas Widodo.

Sriwijaya FC harus tersingkir dari ajang Piala Presiden setelah gol tunggal dari Adam Alis tak mampu dibalas hingga pertandingan selesai.