Follow usĀ @ongisnadeNet

Review: Arema FC Kalahkan Bhayangkara FC



Pertandingan perdana di Piala Presiden 2017 mampu dilalui Arema FC dengan baik. Melawan Bhayangkara FC, Minggu (5/2) di stadion Kanjuruhan, tim Singo Edan mampu memenangkan pertandingan.

Tim Arema FC memulai pertandingan dengan formasi memasang beberapa pemain muda seperti Dedik Setiawan, Nasir, M Rafli dan Bagas Adi. Sementara pemain seperti Esteban Vizcarra dan Cristian Gonzales dicadangkan lebih dulu.

Hadirnya pemain muda dalam starting line up ini membuat permainan Arema FC pada awal babak pertama belum berkembang, kendali permainan justru dipegang oleh Bhayangkara FC. Namun kedua tim tak mampu membuat peluang emas hingga 10 menit pertama. Arema FC mampu mencetak peluang pertama pada menit 18 melalui sepakan Adam Alis yang masih melambung.

Pasca water break pada menit 30, permainan Arema FC membaik. Instruksi dari tim pelatih mampu mengubah irama permainan. Menit 31, M Rafly mampu mengancam gawang lawan namun masih bisa ditangkap dengan baik oleh kiper Bhayangkara FC, wahyu Tri.

Keasyikan menyerang, Arema FC lupa lini pertahanan. Akibatnya beberapa kali serangan balik Bhayangkara FC membahayakan. Bahkan pada menit 44, Jajang Mulyana mampu membahayakan gawang lawan namun beruntung Kurnia Meiga masih sigap menyelamatkan gawang. Babak pertama berakhir imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Arema FC melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Dendi Santoso dan Esteban Vizcarra untuk menggantikan Nasir dan M Rafly. Permainan tim Singo Edan pun lebih mengigit dengan masuknya dua pemain ini.

Bahkan tim Arema FC lebih agresif yang membuat Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 orang setelah Putu Gede mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar keras pemain Arema di depan kotak penalti. Tim Bhayangkara yang hanya bermain 10 orang membuat Arema FC semakin leluasa. Menit 52, Dedik Setiawan hampir mencetak gol namun sepakannya masih bisa ditepis oleh kiper BFC.

Tak kunjung mencetak gol, dua pemain kembali dimasukkan yaitu Cristian Gonzales dan Ferry Aman Saragih untuk menggantikan Dedik dan Ahmad Bustomi. Hasilnya pun efektif. Pada menit 61 Melalui kombinasi yang apik, Esteban Vizcarra mampu mengubah skor menjadi 1-0 setelah mampu memanfaatkan assist dari Gonzales.

Keunggulan satu gol ini membuat tim Arema semakin leluasa untuk menekan apalagi tim lawan hanya bermain dengan 10 orang. Tim Singo Edan akhirnya menambah keunggulan pada menit 77 melalui Dendi Santoso. Sepakannya menyentuh pemain belakang BFC yang membuat berubah arah sehingga tak mampu dihalau oleh kiper lawan. 2-0 untuk Arema.

Peluang menambah gol terjadi pada menit 85 namun sepakan bebas Saiful Indra masih bisa ditepis oleh Wahyu Tri. Hingga babak kedua selesai, skor tetap 2-0 untuk keunggulan Arema FC. Hasil ini membuat tim Singo Edan untuk sementara berada di posisi pertama klasemen grup B Piala Presiden dengan poin tiga.