Follow usĀ @ongisnadeNet

Perjalanan Karir Ahmad Kurniawan



Insan sepakbola Indonesia bersedih. Meninggalnya Ahmad Kurniawan, kiper Arema FC membuat semua elemen sepakbola mengucapkan belasungkawa.

Selasa sore, kiper yang akrab disapa AK ini meninggalkan semuanya setelah dirawat sekitar 12 hari sejak 29 Desember 2016 di rumah sakit saiful Anwar. Setelah berjuang melawan sakit, takdir berkata ia harus kembali ke Allah.

Torehan perjalanan sepakbola Ahmad Kurniawan terbilang panjang. Namun memang tim Arema yang paling melekat padanya. Tak kurang 9 tahun ia membela tim Singo Edan. Kiper yang akrab disapa AK ini memulai karirnya di Persita Tanggerangsejak tahun 2001.

Ia bermain selama lima tahun. Kakak Kurnia Meiga ini kemudian pindah pada tahun 2006 untuk memperkuat Arema saat dilatih Benny Dollo. Dua tahun ia menjalani bersama tim Singo Edan hingga 2008.

Setahun kemudian, ia pindah ke Persik Kediri. Hanya satu tahun di tim ini, ia pindah ke Semen Padang. Karirnya lebih moncer saat memperkuat tim Kabau Sirah. Penampilan apiknya bersama Semen Padang membuat Arema kembali merekrutnya pada musim 2010. Sejak tahun inilah, ia tak lagi pindah ke tim lain.

Pada musim 2016 ini, AK mampu tampil heroik untuk menggantikan posisi Kurnia Meiga yang cedera dan dipanggil oleh Timnas Indonesia. Beberapa kali ia mampu membuat penyelamatan krusial seperti saat lawan Semen Padang atau mengagalkan penalti saat melawan Pusamania Borneo FC.

Arema memang tidak juara namun penampilan AK menutup perjalanan kompetisi dengan baik. Ia juga menutup perjalanan hidupnya dengan catatan manis sebagai pesepakbola.