Follow us @ongisnadeNet

Dilepas Arema, Ini Yang Dilakukan Goran Gancev



Setelah statusnya tak terikat kontrak lagi dengan Arema, mantan bek andalan Arema Cronus, Goran Gancev memilih pulang kampung halamannya di Makedonia. “Saya pulang ke Makedonia besok. Sekarang persiapan Natal dulu, untuk klub baru tunggu agen saya memberikan kabar,” ujarnya, selasa (20/12/2016).

Setelah 10 bulan menjalani turnamen berformat kompetisi, Goran mengaku ingin berhenti dulu dari sepak bola, ia ingin berlibur dan ingin merayakan Natal dengan keluarganya di Makedonia.

Sebenarnya ia sudah ada penawaran dari salah satu klub di Indonesia bahkan juga di Malaysia. Akan tetapi, dirinya masih berpikir dua kali kecuali klub tersebut jelas prospek untuk mengikuti kompetisi di Indonesia musim depan. “Ada satu klub, tetapi saya belum menerimanya. Lihat dulu tahun depan,” imbuhnya.

Goran mengungkapkan bahwa ia sangat senang berkostum Arema. Ia merasakan bermain maksimal dengan support dari Aremania dan Aremanita. Tercatat, Goran telah turun sebanyak 39 pertandingan. Debutnya bersama Singo Edan kala itu saat ia turun di ajang Piala Gubernur Kaltim, Februari 2016.

Terhitung Goran hampir selalu menjadi pilihan utama kecuali ketika sedang tidak fit dan ia mencatatkan menit bermain yang terhitung tinggi. Sudah 3251 menit dia ciptakan bersama Arema dan satu gelar juara, Piala Bhayangkara.

“Saya sangat senang dan respek dengan Arema serta pendukungnya Aremania. Jika memang tidak lagi di sini, kita tetap teman dan terima kasih dukungannya,” jelasnya.

Saat awal-awal bergabung, Goran merasakan saat itu resistensi Arema dan Aremania sangat kuat. Terlebih saat itu Arema menendang Kiko Insa yang sedang diidolakan Aremania. Dengan seiring berjalannya waktu dan kegigihannya membela Arema, dia pun bisa membuktikan dirinya seperti keinginan Aremania.

Duetnya bersama Hamka Mahzah mencatatkan Arema sebagai tim yang sedikit kemasukan gol. Bertanding 28 kali selama 2.437 menit, Arema hanya kebobolan 22 gol. Goran sendiri mencatatankan diri dengan mencetak satu gol dan mengoleksi tujuh kartu kuning.

sumber: malangpost