Follow us @ongisnadeNet

Srdan Lopicic Tertarik Pelajari Bahasa Walikan



Sejak resmi menjadi bagian dari skuad Arema, Srdan Lopicic bertekad untuk memberikan yang terbaik. Selain ingin tampil maksimal dalam tiap pertandingan, pemain asal Montenegro itu juga ingin mengilhami kultur yang menjadi bagian dari Singo Edan.

Salah satu hal yang ingin dipelajari oleh Lopicic adalah mengenai bahasa Malangan yang terkenal dengan membolak-balik kata dalam sebuah dialog. Hal tersebut terlihat, saat playmaker berusia 32 tahun ini tengah ngobrol dengan measure Arema, bernama Samsul Hidayat.

Seperti yang dituliskan oleh situs resmi Arema, di mana Lopicic terlihat tengah mengobrol bersama official tim tersebut, dengan melontarkan sebuah kalimat berbahasa Jawa dengan logat yang agak kaku.

Koe lapo?,” ujar Srdan Lopicic.

Sang tukang pijat Arema itu pun menanggapi ucapan Lopicic dengan bahasa khas Malang

“Kalau di Malang koe lapo diganti, umak lapo? (kamu ngapain),” jawab Samsul Hidayat.

Mendegar kalimat itu, Lopicic nampak bingung dan langsung bertanya kembali kepada lawan bicaranya, apakah semua bahasa bisa dibolak-balik seperti khas Malangan.

“Tidak semua bisa dibalik,” jawab Samsul Hidayat lagi.

Setelah itu, Lopicic pun begitu antusias dengan beberapa kali menirukan beberapa kalimat yang dilontarkan oleh Samsul Hidayat dengan bahasa walikan.

“Tampaknya saya harus banyak belajar,” ungkap Lopicic.

Kedepannya, Lopicic mengaku akan lebih lebih instens dalam mempelajari bahasa khas Malangan, terutama kepada rekan setimnya yang asli Malang. Kini, pemain Arema yang bukan asli Malang pun mulai menggunakan bahasa walikan dalam komunikasi sehari-hari.