Follow usĀ @ongisnadeNet

Ada Arema Cronus dan Persebaya, BOPI Halangi Piala Presiden?



Mahaka Sports and Entertainment harus bersabar untuk mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk Piala Presiden. Pasalnya, beberapa hal masih harus mereka lengkapi dalam beberapa hari ke depan.

Namun bukan hanya itu yang masih jadi kendala bagi Mahaka. Keikutsertaan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya pun kini masih tanda tanya. Pasalnya, BOPI belum memberikan isyarat bahwa dua klub yang memiliki masalah dualisme itu aman.

Hasani Abdulgani selaku CEO dari Mahaka berharap adanya keringanan dan kerja sama dari segala pihak yang terlibat. Terutama pada Persebaya - yang juga ditentang untuk tampil di Piala Presiden oleh kelompok suporter tertentu.

"Soal kontestan itu bahaya untuk kami. Kalau berubah akan berpengaruh besar. Bisa jadi sponsor mundur. Kalau sponsor mundur, siapa yang bayar yang kami keluarkan dan janjikan ke klub. Kami tak mau rugi. Saya berharap ada kebijaksanaan," papar Hasani seperti dilansir dari goal.

"Kalau negara kita negara hukum serahkan ke hukum. Putusan pengadilan adalah putusan terakhir soal hukum. Jadi, untuk sekarang, tidak ada satupun pihak yang bisa membenarkan atau menyalahkan, itu berarti melangkahi pengadilan. Memang tidak segampang itu," tambahnya.

"Ini juga hanya turnamen bukan kompetisi. Pengadilan pun belum memutuskan secara inkrah. Dasarnya apa mempertimbangkan klub salah atau benar. Mungkin BOPI punya penilaian berbeda. Tapi akan kami usahakan dengan saran-saran BOPI, mencari jalan keluar," tutup Hasani.

Di sisi lain, ketua BOPI Noor Aman mengimbau kepada Mahaka agar waspada terhadap segala kemungkinan. Sekaligus memastikan bahwa status Persebaya dan Arema untuk bisa ikut dalam turnamen Piala Presiden masih belum ditetapkan.

"Pertama, waspadai kemungkinan adanya kelompok yang tidak suka kegiatan itu terjadi. Dari mana saja itu kita tak menuduh. Waspada terhadap adanya pihak lain yang coba mengganggu apakah itu melalui opini atau spanduk yang tak nyaman," papar Noor Aman. (Baca juga: Arema Cronus Seleksi 3 Pemain Muda, Siapa?)

"Kita menunggu saja bagaimana Mahaka apakah mereka mengakomodasi itu atau enggak. Tapi itu kan masalah hukum yang sudah ada jalurnya. Sampai sekarang kita belum putuskan karena masih dalam proses." (goal/mia)