Follow usĀ @ongisnadeNet

Dipersulit, Arema Cronus Pikirkan Main di Liga Singapura



Persoalan legalitas klub yang menjerat Arema Cronus membuat manajemen tim berjuluk Singo Edan kesulitan menentukan langkah ke depan.

Ide untuk mengikuti liga di luar negeripun sempat muncul. Manajer Arema Ruddy Widodo mengatakan dirinya pernah menyampaikan dalam forum informal PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) untuk meninggalkan liga.

Pernyataan itu dilontarkan, ketika persoalan PSSI dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Menpora mulai memanas. Apalagi, Arema tidak diimasukan dalam kompetisi Indonesia bersama Persebaya.

"Kami sendiri tidak enak dengan 16 klub lain. Daripada memberatkan, silahkan yang lain Go on, kami (Arema) biar ikut liga Singapura saja, tapi PT Liga ya tidak berani," ujar Ruddy seperti dilansir dari Surya Malang.

Menurut Rudi, PT Liga tidak bisa menggulirkan kompetisi dengan jumlah 16 klub. Hal berkaitan dengan aturan FIFA. (Baca juga: Pertandingan Batal, Suharno Kecewa)

"Sebenarnya masalah 16 tim atau 18 tim di liga itu sudah putus, karena itu domainnya FIFA berdasarkan kompetisi yang pernah dijalankan negara ini sebelumnya," tambah Ruddy.

Manajemen Arema Minggu (26/4) berangkat ke Jakarta untuk menghadiri undangan PT Liga Indonesia yang menghadirkan 18 tim peserta liga. (sry/mia/adi)