Follow usĀ @ongisnadeNet

CEO Arema: Ada Musuh dalam Selimut



Manajemen Arema Cronus sangat serius menanggapi insiden penyalaan flare di Stadion Kanjuruhan Minggu lalu.

Sebab manajemen Singo Edan melihat adanya unsur kesengajaan agar flare dilihat oleh para petinggi PSSI dan PT Liga Indonesia yang datang ke lapangan.

CEO Arema, Iwan Budianto menyebut bahwa motif utama dari penyalaan flare di tribun utara Stadion Kanjuruhan adalah penggembosan Arema-Aremania.

"Yang jelas, sekarang siapapun mereka yang terlibat dalam penyalaan flare akan kita perangi. Mereka ingin Arema jatuh dan tidak berprestasin," tegasnya seperti dikutip dari Malang Post.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang berhasil digali dari hasil investigasi serta interogasi tiga tersangka penyalaan flare di tribun utara Stadion Kanjuruhan. Aktor intelektual dibalik penyalaan flare ingin agar Aremania dan suporter Arema tidak datang ke Stadion Kanjuruhan.

"Misi mereka adalah membuat Aremania dan suporter Malang tidak nyaman datang ke Stadion Kanjuruhan. Mereka ingin kekacauan terjadi dan menghilangkan minat suporter untuk masuk stadion nonton Arema," tegas mantan Ketua BLAI PSSI tersebut.

Selain itu, CEO Arema juga menyebut bahwa aksi penyalaan flare tersebut adalah upaya menjatuhkan Arema di babak 8 besar ISL 2014.

"Mereka ingin Arema tak lolos ke semifinal ISL 2014. Mereka ingin Arema terganggu konsentrasinya," sambung Iwan.

Pria yang akrab dipanggil IB ini menambahkan, ada sosok musuh dalam selimut yang ikut serta menggembosi performa manajemen dan tim Arema.

"Ada musuh dalam selimut yang menusuk Arema dari dalam. Tujuannya satu, menjatuhkan Arema agar tidak berprestasi, itu intinya," tutupnya. (mia/adi)