Skip to main content

Follow usĀ @ongisnadeNet

Arema: Formasi Persepam Sulit Ditebak



Setelah berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan away lawan Persita Tangerang (31/04/2013), tim Arema ISL langsung melakukan persiapan untuk pertandingan selanjutnya.

Christian Gonzales berlatih untuk persiapan lawan Persepam. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya) Christian Gonzales berlatih untuk persiapan lawan Persepam. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Arema ISL dijadwalkan akan kembali bertanding menghadapi Persepam Madura United (10/04/2013), dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013.

Meski pertandingan baru akan digelar beberapa hari kedepan, tidak membuat para punggawa Arema ISL bersantai. Dalam latihan di stadion Gajayana sore kemarin (03/04/2013), Kayamba Gumbs dkk sudah melakukan persiapan awal untuk menghadapi Persepam nanti.

Selain mempersiapkan anak asuhnya, pelatih Arema ISL, Rahmad Darmawan juga mempersiapkan strategi yang akan digunakannya saat menghadapi Persepam nanti. Hal tersebut dilakukan Rahmad Darmawan sebgai langkah awal mengantisipasi segala kemungkinan dari Persepam pada pertandingan tersebut.

"Yang pasti kita juga harus bersiap untuk mengahadapi Persepam dengan segala kemungkinan-kemungkinan yang mereka lakukan terhadap tim kita nanti disini. Artinya, kira-kira kontra strategi yang pas, mereka akan bermain seperti apa, dan antisipasinya seperti apa," ucapnya.

"Jujur saya tidak tahu, apa mereka masih menggunakan 4 pemain dibelakang, 2 striker seperti biasa. Atau kah mereka akan merubah formasi lain," imbuh pelatih yang akrab disapa RD ini.

Meski demikian, mantan pelaih Persipura ini juga terus melakukan pembenahan terhadap kinerja anak asuhnya dalam bertanding. RD berharap anak asuhnya agar lebih variatif saat menyerang, dan lebih fokus dalam menghadapi serangan balik lawan.

"Tapi, yang pasti buat saya adalah penekanan bagaimana anak-anak harus mampu lebih bervariasi lagi didalam menyerang. Dan tetap, anak-anak juga harus fokus menggalang pertahanan dalam menghadapi counter attack lawan. Karena kita sering keteteran saat lawan melakukan counter attack," pungkas RD. (dim/mia)