Follow usĀ @ongisnadeNet

Lawan Persepam, Tiket Anak Belum Berlaku



Panpel Arema ISL bersiap menggelar laga di Stadion Kanjuruhan, Rabu (10/4/203) mendatang, menghadapi Persepam Pamekasan.

[[{"type":"media","view_mode":"media_large","fid":"550","attributes":{"class":"media-image size-full wp-image-23434","typeof":"foaf:Image","style":"","width":"600","height":"400","alt":"Tiket untuk anak belum diterapkan saat lawan Persepam. (Foto: Ongisnade\/Adi Kusumajaya)"}}]] Tiket untuk anak belum diterapkan saat lawan Persepam. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Laga home ketujuh bagi Arema ISL di musim ini dipastikan masih diwarnai kebocoran tiket. Panpel masih kesulitan membuat format penghapusan toleransi bagi penonton anak. Ketua Panpel Arema ISL, Abdul Haris menyatakan pengkajian toleransi masih berlangsung.

Sampai saat ini belum ada kesepakatan kategori anak yang akan dikenakan tiket dalam laga home Arema ISL. Ada dua format yang masih dibahas untuk pemberlakuan tiket ini yaitu pertama, penonton diatas usia tiga tahun akan dikenakan tiket. Panpel beralasan orang tua tidak akan memangku anaknya selama pertandingan. Kedua, setiap penonton berusia diatas 10 tahun akan dikenakan tiket. Selama ini dua anak masih bisa menyaksikan laga Arema Cronous dengan satu tiket.

"Teknisnya masih belum ada solusi. Kelihatannya masih belum berlaku saat laga lawan Persepam nanti," kata Haris, Senin (1/3/2013).

Menurutnya, menentukan penonton anak berbeda dengan orang dewasa. Anak masih belum memiliki kartu identitas sehingga tidak bisa memastikan usianya. (trbn/mia)